EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Tim seleksi bakal calon wakil walikota (Cawawali) Samarinda Partai Nasdem, telah mengerucutkan nama-nama yang masuk lima besar dari 11 nama yang melakukan pendaftaran untuk menggantikan almarhum Nusyirwan Ismail.
Kelima nama tersebut yaitu, Hermanto Asisten I Pemkot Samarinda, Saifuddin Zuhri bendahara DPW Nasdem yang saat ini Anggota DPRD Kaltim, dan Fatimah Asyari sekretaris DPW Nasdem Kaltim. Lalu, Dayang Donna Faroek Ketua Kadin Kaltim, serta terakhir Wakil Ketua KONI Kaltim Muslimin.
Baca: Sokhip Penuhi Panggilan BK DPRD Terkait Dugaan Ijasah Palsu
"Nama -nama ini sudah kita serahkan ke DPP Jakarta untuk kemudian diseleksi lagi menjadi dua nama," kata Ketua Tim Seleksi dari DPP, Jeannett Sudjunadi, Selasa (27/3) kemarin.
Sebelumnya, sebanyak 11 orang dari berbagai latar belakang menyerahkan berkas pendaftaran untuk mengikuti seleksi. Namun, setelah dilakukan penyeleksian tahap pertama yang dilakukan oleh tim seleksi DPP dan pengurus DPW, serta akademisi dari Universitas Mulawarnan dan IAIN Samarinda, mengerucut menjadi lima nama tersebut.
Dia menilai semua kandidat, bagus, namun yang masuk lima besar memenuhi kriteria yang diinginkan. Misalnya, urai dia, kriteria kualitas wawasan terhadap Kota Samarinda, gagasan memanjakan Kota Samarinda, rekam jejak, komunikasi antar partai politik, hingga hubungan bakal calon dengan Walikota Samarinda, Syaharie Jaang.
Dari lima nama yang akan dikirim ke DPP akan dikerucutkan menjadi dua nama, untuk disodorkan ke partai pengusung. Partai Demokrat dan PKS juga berhak untuk memasukan nama yang akan diputuskan di DPRD Kota Samarinda. Nantinya nama tersebut, akan dipilih oleh 45 anggota DPRD Kota Samarinda untuk dipilih menjadi Wakil Walikota Samarinda.
Yang menarik, Ketua DPC Nasdem Samarinda yang juga Anggota DPRD Samarinda Joha Fajal tersingkir dalam seleksi tersebut. Padahal berhembus kabar, para kader Partai Nasdem Kota Tepian mengidolakan Joha agar dapat lolos masuk lima besar, hingga berhasil diputuskan oleh DPP.
Baca: Wakil Ketua DPRD Kaltim Non Aktif Dody Rondonuwu Segera di-PAW
Disinggung tidak masuknya Joha Fajal, Ketua DPW Nasdem Kaltim Harbiansyah Hanafiah mengatakan, bahwa siapapun dia, jika kader, harus patuh terhadap perintah partai yang di pimpin Ketua Umum Sorya Paloh tersebut.
"Kalau yang namanya Joha Fajal harus mengutamakan Partai Nasdem. Bukan individu atau golongan, tapi kalau protes, berarti tidak ikut perintah Nasdem." kata Harbiansyah.
Meski demikian, ia meyakini bahwa seluruh kader akan berpegang teguh dan menghormati keputusan partai. Jika tidak, tentu ada konsekuensi dari tindakan tersebut.
"Kalau tidak loyal dengan partai apakah dia mau terus atau stop. Itu saja," pungkasnya. (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Polres Bone Inisiasi Deklarasi Anti Hoax
ekspos tv
VIDEO: Lembaga Adat Besar Kutim Sambangi PT Indominco
ekspos tv
VIDEO: Basarnas Bone Gelar Pelatihan Downward
ekspos tv
VIDEO: Gerbong Mutasi, Empat Perwira Polres Bone Dirotasi
ekspos tv
VIDEO 813 Turn Back Crime: Operasi Sabhara Polres Bontang
ekspos tv
VIDEO Ekspos On Vacation (EOV): Keindahan Pantai Sekerat
ekspos tv
VIDEO Ekspos Kuliner: Whymilk Cafe
ekspos tv

