EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang menggelar acara dialog multi pihak, sinergi pengelolaan wilayah pesisir di Kota Bontang, Kamis (15/9/2022) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di pendopo rumah jabatan Walikota Bontang itu dihadiri Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Bontang dan sejumlah unsur Forkopimda Bontang.
Turut juga dihadiri rombongan pusat kajian sumber daya pesisir dan lautan (PKSPL) IPB, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase menuturkan, seiring terbitnya undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kelautan hanya dibagi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi, sedangkan pemerintah daerah kabupaten/kota sudah tidak memiliki kewenangan lagi.
“Adanya perubahan kebijakan di tingkat nasional ini menyebabkan banyak pemerintah daerah kabupaten/kota yang mengalami kegamangan dalam pengelolaan wilayah pesisirnya,” katanya.
Mengacu pada Pasal 18 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, beberapa ketentuan dalam Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil diubah.
Basri memaparkan, Kota Bontang mempunyai luas wilayah 28.596 hektare dengan wilayah darat seluas 16.188 hektare, wilayah laut seluas 12.408 hektare, dan panjang pantai 135,79 kilometer.
“Kawasan pesisir Bontang telah berkembang dengan berbagai kegiatan budidaya, antara lain industri, pertambangan minyak dan gas lepas pantai, budidaya perikanan dan perikanan tangkap, permukiman, wisata, pelabuhan dan pelayaran,” paparnya.
Selain itu masih terdapat sumber daya alam seperti mangrove, terumbu karang dan lamun yang rentan mengalami kerusakan dan pengurangan kuantitasnya akibat berkembangnya berbagai kegiatan budidaya tersebut di atas.
“Oleh karena itu diperlukan pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu antar sektor dan sinergi antar tingkat pemerintahan atau pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Dari itu Basri berharap dialog multi pihak ini berjalan lancar dengan menghasilkan manfaat bagi Kota Bontang, khususnya dalam mewujudkan kota bontang lebih hebat dan beradab. (adv)

