Persiba Balikpapan akan menghadapi Persekat Tegal pada partai play-off degradasi Pegadaian Championship, dengan status laga penentuan setelah finis di papan bawah dan tak lagi memiliki peluang keluar dari zona rawan.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Persiba akan menghadapi Persekat Tegal pada partai play-off degradasi Pegadaian Championship, Jumat (8/5/2026) mendatang. Beruang Madu terpaksa harus melakoni babak hidup mati karena hanya mampu finis di urutan 9 klasemen akhir Pegadaian Championship 2025/2026.
Kompetisi liga 2 masih menyisakan satu pertandingan. Pelatih Persiba Leonard Tupamahu bilang, duel kontrak Persekat ini merupakan laga paling penting bagi Persiba musim ini.
"Makanya saya pesan kepada pemain untuk tampil habis-habisan. Ini lagi paling penting buat mereka musim ini," kata Leo.
Leo mengatakan, setelah laga melawan Persekat, tim akan langsung dibubarkan.Artinya, pemain tak perlu lagi menyimpan tenaga lantaran kontrak mereka juga akan berakhir setelah duel melawan Persekat.
"Ibaratnya kita harus berikan hidup kita untuk laga kontra Persekat nanti. Itu yang saya tekankan kepada pemain," tegas Leo.
Meski sama-sama menghuni papan bawah, Leo mengaku Persekat bukan lawan sembarangan. Apalagi, klub beralias Laskar Banteng Loreng ini bakal diuntungkan karena tampil di kandang, Stadion Tri Sanja, Slawi.
"Mereka tim bagus, punya pengalaman di Liga 2. Mereka juga punya pelatih bagus," ungkap Leo.
https://eksposkaltim.com/berita/brace-patrick-cruz-benamkan-persiba-di-zona-bawah-liga-2--16799.html
Kendati demikian, Leo juga optimistis anak asuhnya bakal memberikan perlawanan sepadan, seperti yang ditunjukan kala menahan imbang PS Barito Putera
"Saya sudah melihat pemain saya bermain di luar kandang. Mentalitas mereka tak berbeda dengan saat bermain di kandang, mereka bermain militan, spartan, dan selalu ingin menominasi. Jadi saya percaya dengan pemain yang saya miliki," ujar Leo.
Hingga pekan ke-26 Pegadaian Championship, Persiba masih tercecer di urutan 9 klasemen Grup 2, dengan koleksi 19 poin. Menyisakan satu laga Persiba berjarak 4 poin dari PSIS Semarang di peringkat 8. Artinya, mustahil bagi Persiba untuk menggusur PSIS dari zona aman.
Sedangkan sang calon lawan, Persekat, juga punya nasib serupa. Hingga pekan ke-26, Persekat terjebak di peringkat 9 Grup 1, dengan koleksi 27 poin. Persekat berjarak 7 poin dari Persikad Depok di peringkat 8.

