EKSPOSKALTIM, Bontang - Agustus adalah bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus bangsa untuk memperingati HUT RI dan melanjutkan perjuangan para pahlawan. Begitu pula dengan PKT. Dengan mengutamakan asas kebersamaan dan pengabdian, PKT menggelar beberapa kegiatan dan ingin menjalin hubungan silaturahmi, tidak hanya dengan karyawan dan keluarga besar PKT saja, tapi juga dengan masyarakat Bontang dan Kaltim. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahim, meningkatkan semangat semangat kebangsaan antar generasi untuk memperkuat pertahanan nasional dalam menghadapi tantangan global.
Tema yang disusung adalah “BUMN Hadir Untuk Negeri” yang merupakan program dari Kementerian BUMN. Tahun ini, Menteri BUMN menunjuk Pupuk Indonesia bersama Pupuk Kaltim dan Hutama Karya untuk melaksanakan berbagai kegiatan di provinsi Kalimantan Timur.
Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi yang juga sebagai Ketua Tim di Kalimantan Timur mengatakan bahwa Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia dan Hutama Karya berkomitmen untuk menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air.
“Program-program yang akan dilakukan tidak hanya dalam rangka memperingati HUT RI saja, tapi juga sebagai kontribusi BUMN dalam berperan membangun kapasitas nasional,” kata Meizar.
Selain itu, PKT pun akan menyajikan berbagai kegiatan terlebih dalam waktu dekat menggelar kegiatan yang melibatkan masyarakat Kota Bontang. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan dengan menyelenggarakan pembinaan kepada narapidana melalui pelatihan membangun jiwa kewirausahaan di Lapas Kelas 3 Bontang kepada narapidana yang akan dinyatakan bebas pada peringatan HUT RI.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada narapidana dalam menyongsong kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman. Nantinya, beberapa peserta akan diberikan modal usaha dan pendampingan usaha selama enam bulan.
“Untuk kegiatan selanjutnya akan digelar kegiatan penayangan film anak di Gedung Koperasi Karyawan yang akan diikuti sekira 350 orang siswa SD dan SLB kelas I – VI di Bontang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan jiwa nasionalisme anak-anak usia dini, dengan menanyangkan tiga film bertema kedaerahan dan motivasi, yaitu Lutung Kasarung, Gank Bungker Pohon dan Miles and Stone,” ungkapnya.
Lanjut Mezar, nantinya pada Minggu (14/8) di Stadion Mulawarman jam 06.30 Wita, juga akan digelar jalan sehat 5 km yang akan melibatkan seluruh masyarakat Bontang. Ratusan doorprize menarik dipersembahkan untuk masyarakat Bontang. usai jalan sehat, Pasar Murah BUMN juga telah menanti di Gedung Koperasi Karyawan jam 10.30 wita dengan menyiapkan 1.500 paket sembako murah khusus bagi penerima kupon. Sembako ini dijual hanya dengan harga Rp25 ribu dengan isi berupa beras, gula, minyak goreng, mie instant dan kecap manis.
Rabu (17/8), jajaran Direksi, Manajemen dan seluruh karyawan PKT bersama Anper, JVC dan Yayasan akan melakukan upacara peringatan Proklamasi HUT RI ke-71 yang juga akan dihadiri oleh BUMN di Kaltim dan Bontang. Pada upacara tersebut, secara simbolis juga akan dimulai beberapa pembangunan yang merupakan bantuan program BUMN Hadir Dalam Negeri, yaitu pembangunan Tempat Penitipan Anak di Pasar Pandan Sari Balikpapan, MCK di Berau, elektrifikasi rumah tangga di Berau, pengadaan air bersih di Bentian Kab Kutai Barat, pembinaan mantan atlet atau atlet nasional serta seremonial peresmian Bedah Rumah Veteran di Bontang.
Selain itu, juga akan digelar Pesta Rakyat di Stadion Mulawarman pada jam 10.00 Wita yang akan menyajikan berbagai makanan gratis dan perlombaan dengan hadiah menarik, mulai dari anak-anak hingga orang tua. PKT telah dan akan melaksanakan beberapa kegiatan yaitu Bedah Rumah Veteran, Siswa Mengenal Nusantara dan BUMN Mengajar. Pada akhir Juli lalu, PKT telah memulai program Bedah Rumah kepada dua veteran di Bontang.
Program ini sebagai bentuk ucapan terima kasih atas jasa yang diberikan oleh para veteran dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Rumah-rumah mereka diperbaiki dengan standar atap yang layak, lantai keramik, MCK, pengecatan dinding, ventilasi yang layak, dapur, ruang tidur dan ruang tamu. PKT juga telah melaksanakan kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) berupa pertukaran pelajar dengan provinsi Banten. Pada Sabtu (6/8) lalu PKT melepas 20 orang peserta SMN asal Kaltim yang didominasi oleh pelajar Bontang untuk menuju Banten, dan pada Senin (8/8) lalu PKT menyambut 20 orang peserta SMN dari Banten.
Di Bontang, peserta SMN diajak untuk mengenal keindahan alam dan keragaman budaya Bontang. Peserta juga diinapkan di Bontang Kuala bersama warga dengan tujuan agar peserta dapat berbaur dengan masyarakat dan merasakan langsung kehidupan dan keindahan alam di Bontang. Peserta mengunjungi SMA YPK, Kantor Pusat PKT, makan siang dan diskusi budaya di Rumah Adat Guntung serta penanaman pohon di Bontang Kuala.
“Kegiatan SMN bertujuan untuk menanamkan rasa bangga sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan Nusantara melalui proses pertukaran informasi dan kebudayaan. Diharapkan peserta dapat meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan pemahaman, bahwa perbedaan adalah sebuah kekayaan yang wajib disyukuri dan dikelola menjadi kekuatan bangsa dalam bersaing di kancah global, namun tetap mengedepankan kearifan budaya lokal,” imbuhnya.
PKT juga akan menyelenggarakan program BUMN Mengajar di SMU/SMK yang berada di wilayah perbatasan dengan negara lain. Direksi PKT akan menjadi pembicara dengan menyampaikan materi pengenalan terhadap BUMN, pengenalan terhadap profesi-profesi yang terdapat di BUMN serta pemberian motivasi. Bantuan lain yang juga akan diberikan adalah uang muka rumah sederhana untuk PNS Golongan I dan II yang belum memiliki rumah, pembinaan desa terpencil, perbatasan dan rawan konflik, serta pemberian bantuan kepada petani berupa demplot tata cara budidaya tanaman yang baik dan benar.
Seluruh rangkaian kegiatan yang termasuk dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh Pupuk Kaltim, Pupuk Indonesia dan Hutama Karya dengan menggelontorkan dana untuk seluruh kegiatan tersebut hingga Rp9,2 M. PKT menyadari bahwa makna kemerdekaan yang hakiki tidak hanya sebatas ke luar dari penjajahan perang, namun juga ke luar dari segala bentuk penjajahan, baik berbentuk fisik maupun batin. Untuk mewujudkan perjuangan para pahlawan terdahulu, mari kita mengisi kemerdekaan Indonesia dengan menjaga negara kita dari segala bentuk penjajahan serta ikut berperan dalam program pembangunan pemerintah guna menuju Indonesia yang mandiri, kreatif dan inovatif. (ADV)

