EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Bontang, melakukan Sosialisasi Pemagangan Luar Negeri (Jepang) di Gedung Auditorium, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (20/9/) pagi.
Dalam Sosialisasi ini dihadiri Walikota Bontang, Pengembang Tenaga Kerja Kaltim, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta ratusan peserta dari kalangan pelajar dan pencari kerja di Kota Bontang.
Menyampaikan laporan kegiatan, Pelaksana Harian (Plh) Disosnaker Bontang Sudi Priyanto mengatakan, para peserta yang nantinya dapat berangkat ke Jepang bisa mengadopsi dan menyerap segala ilmu, serta pengalaman selama berada disana.
"Jangan pikirkan dan tergiur dengan gaji yang tinggi, pada intinya kita memperoleh ilmu dan bekal ketika ke Jepang. Untuk itu, semakin tinggi minat untuk mengikuti pemagangan ini, maka besar pula keikut sertaan untuk mendaftar ikut magang," ujarnya.
Sementara itu, Walikota Bontang Neni menyampaikan bahwa anak-anak Bontang selama ini kurang informasi, sehingga untuk lolos dalam pemagangan ke Jepang sangat minim .
"Sosialisasi ini sepele, namun bisa mengakibatkan tidak lulus. Ikut tes dimana-mana, habiskan uang tapi tidak lulus. Terus lakukan komunikasi, cari info seperti di media-media sosial mengenai apa saja yang harus dipersiapkan untuk bisa lolos," tandasnya.
Diimbuhkannya, anak-anak Bontang harus banyak menuntut ilmu dan perbanyak belajar, sehingga bukan hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat kedepannya.
"Ayo kita indentifikasi diri kita sendiri, kita mau kemana dan mau jadi apa. Saya berharap semoga semakin banyak anak-anak Bontang yang bisa ikut magang," pungkasnya.

