PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Aksi Damai Dukung Pembangunan NPK Cluster Sebabkan Kemacetan Panjang

Home Berita Aksi Damai Dukung Pembang ...

Aksi Damai Dukung Pembangunan NPK Cluster Sebabkan Kemacetan Panjang
Kondisi arus lalu lintas di jalan MT Haryono yang alami kemacetan akibat adanya aksi damai, Rabu (21/9). EKSPOSKALTIM/ SLAMET RIYADI

EKSPOSKALTIM, Bontang - Aksi damai yang digelar oleh ratusan massa organisasi dan komunitas di Kota Bontang pada Selasa (21/9) ini membuat arus lalu lintas di jalan MT Haryono alami kemacetan luar biasa.

Aksi demo menolak  pembatalan pembangunan pabrik NPK Cluster di Kota Bontang tersebut  membuat kendaraan pada sore hari sekira pukul pukul 5.30 Wita, mengular hingga sepanjang 20 Km.

Hal ini disebabkan, di sejumlah titik jalur di blokade atau dilakukan perubahan arus lalu lintas, dan adapula  ruas jalan mengalami penutupan secara total. Kemacetan terparah terjadi di jalan MT Haryono menuju jalan Letjen R Suprapto.

Dari pantauan Ekspos Kaltim, ratusan kendaraan baik mobil maupun motor mengular disepanjang jalur tersebut. Itu terjadi karena perubahan arus di jalur tersebut diberlakukan satu ruas jalan saja, dan digunakan oleh dua arus kendaraan.

Sedangkan arus lalu lintas dari Jalan MH Tamrin menuju jalan Letjen R Suprapto, dilakukan penutupan secara total. Dikarenakan, kondisi lokasi kegiatan aksi damai tersebut dilakukan tepat ditengah-tengah simpang tiga Ramayana.

Diperkirakan, penutupan jalur akan dilakukan selama kegiatan aksi damai tersebut berlangsung hingga usai.  Salah seorang pengguna jalan, Agus Aterian (28) mengaku kaget dengan adanya aksi damai yang menyebabkan kemacetan cukup panjang ini.

"Awalnya sih heran aja, kenapa kok rame-rame, saya kira ada apa sampe macet kayak gini. Ternyata ada demo yaa, tumben aja ada kegiatan semacam ini, soalnya saya baru pulang kerja ini, tidak mendengar info sebelumnya bahwa ada demo," kata Agus


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :