Rentetan gempa kembali terdeteksi di wilayah Kutai Timur hingga perairan dekat Bontang, menandakan adanya pergerakan bawah permukaan yang masih berlangsung.
EKSPOSKALTIM, Jakarta – Rentetan gempa bumi kembali terjadi di Kalimantan Timur, Jumat (1/5/2026), menyusul gempa sebelumnya yang mengguncang wilayah Karangan, Kutai Timur.
Berdasarkan informasi cepat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), setidaknya terdapat beberapa gempa yang terdeteksi dalam rentang waktu yang sama.
Gempa pertama tercatat berkekuatan Magnitudo 2,5 pada pukul 11.03 WIB, berlokasi di 0,54 Lintang Utara dan 117,51 Bujur Timur, sekitar 46 kilometer utara Bontang dengan kedalaman 16 kilometer.
Selang sekitar 37 menit kemudian, gempa kedua berkekuatan Magnitudo 2,0 terjadi pada pukul 11.40 WIB. Episenter berada di 1,11 Lintang Utara dan 117,73 Bujur Timur, sekitar 85 kilometer timur Kutai Timur dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 2 kilometer.
Pada sore hari, BMKG kembali mencatat gempa Magnitudo 2,9 pada pukul 17.07 WIB di koordinat 0,66 Lintang Utara dan 116,62 Bujur Timur, sekitar 51 kilometer barat daya Kutai Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Selain itu, satu gempa lain berkekuatan Magnitudo 2,3 juga tercatat terjadi di wilayah Kalimantan Barat, sekitar 93 kilometer barat Kayong Utara pada pukul 16.50 WIB, meskipun berada di luar wilayah Kaltim.
#Gempa Mag:3.0, 01-May-2026 17:07:03WIB, Lok:0.66LU, 116.62BT (51 km BaratDaya KUTAITIMUR-KALTIM), Kedlmn:10 Km #BMKG
— BMKG (@infoBMKG) May 1, 2026
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/SgLvxyWlhE
BMKG menegaskan bahwa informasi yang disampaikan merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring kelengkapan data.
Sebelumnya, pada Senin (20/4/2026), gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Karangan, Kutai Timur. Analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut tergolong gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Sangkulirang dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan saat itu dirasakan cukup kuat di Karangan dengan skala intensitas IV MMI, di mana getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah hingga menyebabkan benda-benda bergetar dan sebagian pecah. Sementara di wilayah Berau, getaran terasa lebih lemah pada skala II MMI.
Hingga kini, belum ada laporan dampak kerusakan dari rangkaian gempa terbaru tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta memastikan informasi terkait gempa hanya bersumber dari kanal resmi guna menghindari kesalahpahaman.

