PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Rp 12 juta Raib, Guru Honorer Asal Jabar Jalan Kaki Marangkayu-Balikpapan

Home Berita Rp 12 Juta Raib, Guru Hon ...

Rp 12 juta Raib, Guru Honorer Asal Jabar Jalan Kaki Marangkayu-Balikpapan
Enung Lestari (34), (kedua kanan) guru honorer asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menurut keterangan keluarga menghilang selama sepuluh hari. Selasa (2/7) ia mendadak muncul di kantor polisi. (Dok.Polsek Balikpapan Utara)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Sungguh malang nasib Enung Lestari (34), seorang guru honorer asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Keberadaannya sempat menjadi misteri di kampung asalnya. Mendadak Enung muncul di Mapolsek Balikpapan Utara. Mengenakan jilbab berwarna biru, Enung tiba di Kota Minyak, setelah menempuh perjalanan panjang dari Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan berjalan kaki. Dalam keadaan setengah sadar, dirinya berjalan selama tiga hari.

Beruntung seorang tukang ojek berbaik hati mengantar Enung ke Mapolsek Utara di kawasan Kilometer 1, Kelurahan Muara Rapak, Selasa (7/2) Siang. 

Tukang ojek tersebut kasihan melihat Enung tampak linglung berjalan tanpa tujuan. Sampai di Mapolsek Balikpapan Utara, petugas menanyakan asal Enung. Termasuk bagaimana dirinya bisa sampai di Balikpapan. Enung masih linglung menjawab.

"Jawabannya sama sekali tidak membantu," tutur salah seorang petugas jaga Mapolsek Balikpapan Utara.

Tidak lama salah seorang petugas lainnya yang berada di Mapolsek menawarkan diri menyadarkan Enung.

Tidak sampai satu menit petugas tersebut berhasil menyadarkan Enung yang langsung bertanya balik ke petugas, bagaimana bisa dirinya sampai berada di kantor polisi.

Dalam keadaan sadar, Enung bercerita bahwa kali terakhir ia hanya mengingat masih berada di Bandung.

Saat itu, ia mendatangi sebuah terminal untuk menemui seseorang yang dikenalnya melalui jejaring social, Facebook.

Enung  mengaku tak kenal siapa sosok tersebut, Hanya saja Enung sempat mengatakan, orang tersebut sempat curhat perihal masalah yang tengah dialaminya.

"Dia bilang sudah nggak punya orang tua, makanya saya kasihan. Sampai waktu dia minta jemput di terminal Leuwipanjang saya datangin," jelas wanita berjilbab ini.

Tak hanya kembali menjumpai sosok tak dikenal tersebut. Bahkan Enung mengaku sempat sempat mengiriminya sejumlah uang secara bertahap hingga mencapai tak kurang Rp 12 juta.

Namun sesampainya kembali di terminal tak seorang pun ia temui. Dia baru setengah sadar saat berada di kawasan perkebunan karet yang berlokasi di Marangkayu.

"Saya ngerasa sadar pas saya di Marangkayu, di pohon karet gitu. Saya sadar pas ngelihat seorang anak kecil yang mengingatkan saya ke anak saya. Akhirnya saya jalan aja. Tau-tau di Balikpapan," jelasnya.

Enung berjalan selama tiga hari, sementara dari pihak keluarga mengatakan dirinya sudah hilang sampai sepuluh hari.

"Saya tak ingat kapan ketemu orang yang di FB itu, saya tau-tau di karet-karet," imbuh Enung.

Setelah mendengar penjelasan Enung, petugas yang memeriksa tas miliknya menemukan sebuah kontak di nomor telepon. Saat dihubungi ternyata itu adalah kakak Enung yang  bernama Ani.

Dikonfirmasi soal ini, Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan mengatakan sang kakak membenarkan kehilangan adik bernama Enung.

"Dikirimi foto melalui WA (Whatsapp), ternyata benar keluarga dia. Jadi kami jelaskan bagaimana sampai disini, kita sempat video call juga," jelas Sopyan.

Sopyan menduga, Enung terkena hipnotis atau pun gendam. Di Balikpapan, wanita itu sama sekali tidak memegang uang. Entah bagaimana ia bisa sampai di Balikpapan.

Kata, Sopyan, Enung sempat dicari di kampungnya. Sebab  begitu, konfirmasi dari petugas Keamanan dan Ketertiban (Tramtib) Desa Indragiri Bandung yang membenarkan adanya laporan kehilangan terkait wanita kelahiran 34 tahun silam itu.

"Setelah dikonfirmasi ke kakaknya dia dikirimi tiket pulang dan sejumlah uang," beber mantan Kasat Sabhara Polres Balikpapan ini.

Selain itu,  Sopyan juga sempat memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu Sebagai sangu Enung. Oleh petugas, Enung diantar ke Bandara Sultan aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan berangkat menggunakan pesawat pukul 14.00 Wita.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : kriminal

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :