PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sabri Dicopot, Plt Ketua Hanura Sultra Godok Musdalub

Home Berita Sabri Dicopot, Plt Ketua ...

Sabri Dicopot, Plt Ketua Hanura Sultra Godok Musdalub
Plt Ketum Hanura Sultra, Rudi Juniawan. (foto:ist)

EKSPOSKALTIM.com, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra), Rudi Juniawan mengimbau para DPC Hanura se-Sultra untuk tetap tunduk dan patuh terhadap aturan dasar organisasi (AD/ART).

“Kami dengar semalam ada rapat yang digelar Sabri Manomang (Ketua DPD Hanura Sultra yang diberhentikan), untuk mengumpulkan DPC menggalang mosi tidak percaya terhadap ketua umum OSO,” kata Rudi via WhatsApp, Selasa (16/1).

Rudi menegaskan, kegiatan atau rapat apapun yang dilakukan Sabri Manomang, itu sifatnya ilegal, karena dia bukan lagi Ketua DPD Hanura Sultra.

“Kami sudah mengantongi nama-nama DPC tersebut (DPC Kubu Sabri Manomang). Namun, saya juga meyakini bahwa DPC pasti berada dalam tekanan. Apapun itu, rapat tersebut adalah ilegal,” pungkasnya.

Berita terkait: Oso Ancam Pecat Balik Wiranto Bila Setuju Pemecatan

Dia mengatakan, bagi DPC yang tetap ngotot ikut ke Kubu Sabri Manomang atau Daryatmo, tentu akan menerima konsekuensi dari pilihannya itu.

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan pengurus DPD Hanura Sultra, guna mempersiapkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

“Lokasi Musdalub kemungkinan di Kolaka, Kendari atau di Baubau,” sebutnya.

Berita terkait: Oso Dipecat, Waketum Hanura: Harus Lewat Munaslub, Bukan Kumpul-kumpul

Diakui Rudi, sudah ada beberapa DPC yang konfirmasi akan mengsukseskan Musdalub tersebut. Dari itu, ia optimis melalui Musdalub nantinya, Hanura Sultra akan melahirkan pemimpin terbaik.

“Pemimpin baru yang akan membawa Hanura jauh lebih baik dari yang sekarang,” tukasnya.

Untuk diketahui, DPP Partai Hanura yang diketuai Oesman Sapta Odang (OSO) memberhentikan Sabri Manomang sebagai Ketua DPD Hanura Sultra, karena berada pada kubu Daryatmo.

“Bukan hanya sekedar dia (Sabri,red) melakukan afiliasi politik terhadap Daryatmo CS, tapi juga didasari beberapa laporan dari kader-kader Hanura di Sultra. Cuma memang, momennya pas dalam waktu konflik seperti ini, jadi muatan politisnya sangat kencang. Namun apapun itu, ini dalam rangka perbaikan sistem organisasi,” tandas Rudi.

Berita terkait: Oso Dipecat dari Ketum Hanura, SK Ganda dan Mahar Politik Jadi Alasan

Di sisi lain, sejumlah pengurus Hanura kubu Daryatmo CS menggelar rapat dan konferensi pers di Hotel Ambhara (Senin,15/1) sekaligus mengumumkan Daryatmo sebagai Plt Ketua Umum Hanura menggantikan OSO yang diberhentikan karena adanya mosi tidak percaya dari pengurus.

Namun, Wakil Ketua Umum Hanura I Gede Pasek Suardika menilai, rapat yang digelar Sekretaris Jenderal Hanura Syarifudin Sudding bersama pengurus lainnya (kubu Daryatmo) di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan itu hanya sebatas kumpul-kumpul biasa.

"Orang kumpul-kumpul kan boleh saja," tutur Pasek.

Pasek mengatakan, pergantian ketua umum partai harus melalui musyawarah nasional luar biasa (Munaslub), bukan dengan rapat biasa.

"Ya yang pasti, namanya pemilihan ketua umum, itu sudah dijelaskan pada AD/ART itu lewat Munaslub. Bukan lewat kumpul-kumpul," ujar Gede Pasek di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, dilansir okezone.com, Senin (15/1/2018).

Sabri Manomang menolak tegas pencopotannya.

Menanggapi kabar pemberhentian dirinya sebagai Ketua Hanura Sultra, Sabri Manomang menolak tegas pencopotan tersebut. Karena baginya, OSO bukan lagi Ketua Umum DPP Hanura.

“Ngapain dia pecat-pecat kami, kami sudah pecat dia kok. Jadi ngga ada lagi hak dia,” tegas Sabri, dilansir lenterasultra.com, Selasa (16/1).

Menurutnya, Hanura Sulta dibawah kepemimpinannya tetap solid dan tak ada gejolak. Jika ada yang mengaku-ngaku sebagai Ketua Hanura Sultra, maka itu versi lain. Artinya, ia mempersilahkan siapapun yang mengaku sebagai Ketua Hanura Sultra untuk beraktivitas.

“Silahkan cari sekretariat sendiri, kendaraan operasional partai sendiri dan membentuk kepengurusan sendiri. Yang jelas, tidak ada urusan dengan kami. Hanura Sulta tetap solid, kalau ada pengurus tandingan, biasalah itu,” tukas Sabri.

Menurutnya, ini adalah dinamika dan dualisme itu biasa dalam partai politik di tanah air.

Yang pasti, Sabri tidak pernah mengakui adanya pemecatan dirinya, apalagi dilakukan oleh kepengurusan yang sudah dipecat oleh DPD Hanura se Indonesia.

“Kita nanti mau Munaslub, pilih ketua umum baru untuk memimpin kami menghadapi Pemilu 2019 nanti. Nanti Kemenkumham yang nilai, mana Hanura yang benar,” tandasnya

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai

ekspos tv

VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan

ekspos tv

VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru

ekspos tv


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :