EKSPOSKALTIM, Sangatta - Jajaran Kodim 0909/Sangatta patut berbangga atas suksesnya, pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kutim yang dipusatkan di desa Saka dan Mandu, kecamatan Sangkulirang, April 2017 silam.
Seusai kunjungan kehormatan dari Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat, yakni Mayjen TNI Lodewig Pusung, Kamis (03/08) tadi, Makodim kedatangan Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan.
Setibanya di halaman Makodim kehadiran perwira tinggi itu disambut prosesi upacara militer dan acara sakral adat Kutai Timur "Tepung Tawar".
Didampingi Dandim Letkol Inf Setyo ia diarak dan berjalan di atas jejeran buah kelapa muda sambil sepatu larasnya menginjak telur ayam kampung.
Tradisi tersebut merupakan suatu bentuk kehormatan. Ia juga mendapat pelukan hangat dari Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi,
Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta, Wakapolres Kutim Kompol Dony Lumbantoruan, juga Kajari Sangatta Mulyadi.
Suasana bertambah akrab saat unsur musyawarah pimpinan daerah ini berbincang intens di ruang kerja Dandim.
"Wah terima kasih sekali atas sambutannya, saya mengira awalnya kota Sangatta kecil dan sepi tapi ternyata berkembang maju dan penataannya sudah sangat baik," jelas pria berpangkat bintang satu itu.
Irham mengaku kedatangannya ke Kota Tambang untuk melihat kesiapan lokasi Latihan Gabungan -Latgab- yang akan diikuti dari tiga unsur baik AD, AU, dan AL di pantai Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon.
"Yah dari sekian banyak daerah yang saya kelilingi perairan di Kutim ini sangat strategis serta memiliki kawasan teritorial yang sangat baik," ucapnya.
Sebagaimana diketahui kawasan Sekerat menjadi lokasi favorit pelaksanaan latgab. Pada 2012 dan 2015 lalu kegiatan serupa digelar dengan melibatkan puluhan ribu personel TNI beserta alat utama sistem pertahanan (Alutista) milik TNI seperti Sukhoi.

