EKSPOSKALTIM, Bontang – Keinginan pemerintah kota Bontang di bawah kepemimpinan Neni Moerniaeni dan Basri Rase untuk menjadikan Bontang sebagai kota hijau, terus mendapat dukungan dari seluruh pihak. Salah satunya PT Pupuk Kaltim.
Perusahaan pupuk itu ikut ambil andil dalam mewujudkan Bontang menuju Kota Hijau dengan membuatkan dua taman. Yakni Taman Mural dan Vertical Garden. Taman Mural sendiri berada di Jalan S. Parman, Keluruhan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Sementara Vertical Garden berada di Jalan Bhayangkara.
Dua karya CSR dari PT Pupuk Kaltim ini pun mendapat apresiasi dari Wali Kota Bontang. Ditemui disela – sela acara serah terima Taman Mural dan Vertical Garden itu, Neni mengatakan memang sudah semestinya pihak perusahaan lebih aktif mewujudkan Bontang sebagai kota yang peduli dengan lingkungan.
“Saya berterima kasih kepada PKT yang sudah membuatkan kedua taman ini. Ini jelas menambah keindahan kota. Sesuai dengan misi pemerintah adalah mewujudkan Bontang sebagai kota hijau. Saya mengapresasi ini. Seperti yang sudah pernah saya katakan, perusahaan harusnya melaksanakan CSR-nya yang bersifat monumental. Contohnya seperti hari ini,” kata Neni.
Maklum saja kata Wali Kota, saat ini Bontang adalah kota industri yang mau tidak mau akan mengalami degradasi lingkungan. Sehingga, masyarakat Bontang pun dituntut untuk memiliki kesadaran menjaga lingkungannya.
“Semoga PKT tidak berhenti disini saja. Harus semakin banyak lagi CSR yang menyasar di bidang lingkungan. Saya sih berharap, PKT bisa membuat CSR wisata lingkungan yang ada di Tanjung Limau. Nggak apa – apa, nanti ditulis besar – besar itu punya PKT, yang penting saya hanya ingin Bontang ini cantik lingkungannya,” jelasnya.
Diimbuhkan Neni sebagian kerusakan di bumi akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, dan ulah manusia itulah yang menjadi penyebab terjadinya degradasi lingkungan.
“Yang patut kita ketahui adalah Bontang ini adalah kota yang lautannya lebih luas daripada daratannya. Dan yang terpenting, kota ini dikelilingi perusahaan. Mau tidak mau, suka tidak suka, kota ini telah mengalami degradasi lingkungan. Sehingga, kita semua punya tanggung jawab untuk terus menjaga kelestarian alam. Salah satunya dengan kegiatan seperti ini,” tandasnya

