PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Wali Kota Bontang: Pelatihan Berbasis Kompetensi Penting untuk Kurangi Pengangguran

Home Berita Wali Kota Bontang: Pelati ...

Wali Kota Bontang: Pelatihan Berbasis Kompetensi Penting untuk Kurangi Pengangguran
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat membuka PBK APBD 2025 di aula BLKI Bontang. Foto: Porkompim

Bontang, EKSPOSKALTIM — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, baru tadi secara resmi menutup sekaligus membuka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) APBD Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang.

Kegiatan ini dihadiri Kabid Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kaltim, Muhammad Abduh, Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, Kepala Lapas Kelas II A Bontang, Suranto, serta perwakilan BPVP Samarinda dan Disnaker.

Dalam sambutannya, Neni menegaskan pentingnya memanfaatkan hasil pelatihan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Menurutnya, PBK dirancang agar peserta memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan industri, baik di dalam maupun luar negeri.

“Pelatihan ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM Bontang agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif, sekaligus menekan angka pengangguran,” ujar Neni.

Meski terjadi pemangkasan anggaran di tingkat provinsi dan kota, Neni menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap menjalankan program pelatihan secara optimal. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali nilai karakter, spiritual, dan keseimbangan emosional.

Pemkot Bontang juga menyiapkan program Job Fair berkelanjutan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Bahkan pelatihan juga diberikan bagi warga binaan Lapas Bontang, agar memiliki keterampilan saat kembali ke masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Ia menyebut pelaksanaan World Clean Up Day 2025 oleh Dinas Lingkungan Hidup Bontang sebagai bukti nyata komitmen menjadikan kota bersih dan nyaman dengan partisipasi warga.

Sementara itu, Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, menjelaskan pelatihan tahun ini mencakup bidang administrasi listrik, operasi listrik industri, sekretaris junior, media sosial, desain grafis, servis kendaraan injeksi, dan beberapa keterampilan lain. Sebanyak 60 peserta mendapatkan fasilitas pakaian kerja, alat pelatihan, konsumsi, dan dukungan logistik lain.

“Tujuan utamanya meningkatkan kompetensi masyarakat sesuai kebutuhan industri, termasuk mendorong sektor digital, energi terbarukan, dan usaha kreatif,” jelas Ismid.

Kabid Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kaltim, Muhammad Abduh, menambahkan bahwa pelatihan bukan akhir, melainkan awal dari pengembangan diri. Ia meminta peserta aktif bertanya dan berlatih agar hasilnya maksimal.

Abduh juga mencatat masih ada peserta yang belum lulus — tiga dari 16 orang. Ia berharap ke depan seleksi peserta lebih ketat agar hasil pelatihan lebih efektif.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini karena seluruh biaya ditanggung pemerintah. Peluang kerja terbuka lebar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pemerintah siap memberikan rekomendasi bagi yang berminat,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya angkatan pelatihan berikutnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :