EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Jembatan Masdarling yang terletak di Kecamatan Bontang Barat diresmikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Jembatan ini memiliki panjang 26 meter dengan lebar 6 Meter, dengan kapasitas beban hingga 7 Ton dengan maksimal beban safety 8 Ton.
"Pemkot Bontang, telah membuka akses jalan dan jembatan Masdarling ini untuk membantu akses Masyarakat yang dulunya Hutan Lindung saat ini sudah masuk dalam status Areal Penggunaan Lain (APL)," ujar Neni, Selasa (15/10/2019).
Dia membeberkan, pembangunan kota Bontang, terus melakukan inovasi dengan menciptakan program percepatan pembangunan, sehingga pemerataan juga semakin cepat.
"Ini adalah kampung vokasi, yang konsepnya terfokus dengan nuansa kultur lokal,ini mencerminkan kota yang cerdas," ujarnya.
Dikatakan, tugas pemerintah kota Bontang, adalah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat yang mempunyai keunggulan tersendiri.
"Kita ingin setiap kelurahan mempunyai kampung vokasi, yang tidak melulu dengan IT. Namun perilaku dari masyarakatnya punya kesan dan kebanggan tersendiri. Inilah yang namanya Smart City,"ujarnya.
Pemkot Bontang, lanjutnya terus melakukan inovasi, dengan sadar lingkungan. Kita ingin semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi. "Masyarakat harus membuat inovasi lainnya, sampaikan kepada kami,kita akan berkolaborasi," bebernya. (adv)

