EKSPOSKALTIM, Bontang - Sejumlah Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 15 Kelurahan Se Kota Bontang, hari Sabtu (2/4/2016) ini mengikuti lomba penyuluhan Pokja 1 oleh Ibu-Ibu PKK yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wailkota Bontang.
Acara yang dibuka langsung oleh Walikota Bontang Neni Moerniaeni, diikuti masing-masing 1 Kader PKK yang ada di 15 Kelurahan di Kota Taman. Tampak, Ketua PKK Bontang Hapidah Basri Rase hadir guna menyampaikan laporan dalam kegiatan ini.
Neni moerniaeni, dalam sambutannya memberi arahan kepada seluruh ibu–ibu PKK mengenai maraknya kekerasan pada anak yang terjadi saat ini. ”Menurut pusat data dan informasi ada 21,6 Juta lebih kekerasan pada anak yang terjadi di Indonesia saat ini. Kejahatan seksual terhadap anak ini, bukan hanya oleh orang yang mempunyai kelainan seks (pedofilia, red), melainkan juga bisa di lakukan oleh keluarga dan orang terdekat." Kata Walikota Bontang
Menurut Neni, jika masalah kekerasan terhadap anak ini tidak cepat ditanggulangi, maka diyakini kita akan kehilangan genari penerus bangsa. Untuk itu, Walikota Bontang ini menuntut tanggung jawab serta komitmen segenap ibu-ibu PKK, untuk menanggulangi setiap bentuk kejahatan seksual terhadap anak.
Lepas sambutan Walikota Bontang, acara di lanjutkan dengan agenda perlombaan pidato oleh ibu- ibu PKK. Dari 15 kelurahan yang mengikuti perlombaan ini, hanya 12 peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini.
Dalam perlombaan Pokja 1 ini, Kelurahan Belimbing keluar sebagai Juara 1 dengan total nilai 334. Sementara untuk juara 2 dan 3, dimenangkan Kelurahan Gunung Telihan dan Kelurahan Guntung dengan total nilai masing-masing 333 dan 331. Pemenang Juara 1 Lomba penyuluhan pokja 1 ini, nantinya akan mewakili kota Bontang ke tingkat Propinsi.

