PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

WARGA MEMBLUDAK, DISDUKCAPIL GANTI LAYANAN NOMOR ANTRIAN DIGITAL DENGAN MANUAL

Home Berita Warga Membludak, Disdukc ...

WARGA MEMBLUDAK,  DISDUKCAPIL GANTI LAYANAN NOMOR ANTRIAN DIGITAL DENGAN MANUAL
Kantor Disdukcapil Kota Bontang dipadati warga yang akan membuat e-KTP, Kamis (9/9). EKPOSKALTIM/ SLAMET RIYADI

EKSPOSKALTIM, Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (DISDUKCAPIL)  Kota Bontang kewalahan  menangani lonjakan antrian warga yang melakukan pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Olehnya itu, pihak Disdukcapil  melakukan pembagian nomor antrian secara manual  untuk menangani hal itu.

Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran dan Kependudukan, Eka Dedy Anshariddin, menjelaskan prihal pembagian nomor antrian secara manual itu. Menurutnya, ini dilakukan lantaran khawatir terhadap mesin nomor antrian digital rusak, akibat berlebihan dalam pemakaiannya.

“Akhir-akhir ini antrian masyakarat jauh meningkat. Jika mesinnya dipaksa untuk beroperasi dalam sehari untuk setiap harinya, pasti akan mengalami kerusakan. Dan itu akan memakan biaya yang besar untuk perbaikannya, karena harus dikirim ke luar daerah,” jelasnya saat ditemui dikantornya, Kamis (8/9/2016) siang.

Kendati telah membatasi penggunaan mesin antrian digital di Kantor Disdukcapil ini, namun diakuinya bahwa pihaknya memiliki strategi sendiri untuk mengatisipi adanya warga yang tidak kebagian nomor antrian.

“Mensiasati melonjaknya antrian, memang penggunaan mesin ini kami batasi.  Pagi 150, sedangkan siang 100 untuk resi yang kita keluarkan dalam sehari. Terkait kualitas pelayanan, tetap kita prioritaskan. Jika nantinya masih banyak masyarakat yang tidak kebagian nomor, jam pelayanan kita akan tambah hingga sore untuk melayani yang belum mengurus,” paparnya.

Ditegaskannya, pihaknya tetap berupaya tetap melayani masyarakat dengan maksimal. Meskipun menggunakan mesin digital atau tidak, pihaknya tetap menghimbau masyarakat untuk segera melakukan perekaman e-KTP.

“Wajar bila masyarakat berkomentar, itu hanya sebatas ketidak tahuan saja. Kami tetap menjalankannya seperti biasanya, ada alat ataupun tidak, tidak masalah. Hanya saja, kita menjaga umur penggunaan mesin tersebut, bisa dengan jangka waktu yang panjang,” tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :