EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Perkembangan kasus pasien positif Covid-19 di Kota Bontang terus membaik. Terbaru, kasus BTG-14 dinyatakan sembuh, setelah dua kali menjalani tes swab.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahauddin melalui press rilisnya, Ahad (5/72020).
Baca juga: Bontang Zero Corona, Disnaker Masih Butuh Kajian Agar Dunia Usaha Kembali Normal
BTG-14 ini berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Ia datang ke Bontang, Kaltim untuk urusan pekerjaan di salah satu kawasan industri.
Sebelum ke Bontang, laki-laki berusia 51 tahun itu terlebih dahulu menjalani tes swab di RS Pertamina, Surabaya pada 3 Juni 2020, dan hasilnya dinyatakan negatif (5/3) .
8 Juni 2020 pagi, Ia bertolak dari Bandara Juanda Surabaya dan tiba di Bandara APT Pranoto pada siang harinya.
Selanjutnya, BTG-14 menuju Bontang menggunakan mobil travel yang diisi 4 orang, yakni sopir, dua penumpang lain dan dia.
Setibanya di Bontang pada sore harinya, BTG-14 ini langsung menjalani karantina. Senin (15/6/2020), BTG-14 mengalami keluhan batuk, demam, keram, dan sakit kepala.
Segera ia dilarikan ke RS swasta, diinapkan dan langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
Dia juga menjalani swab, lantas dikirim ke Labkesda Dinas Kesehatan Kaltim, Samarinda.
Kamis (18/6/2020) hasil swab keluar dan BTG-14 tekonfirmasi positif Covid-19 dan langsung dirawat.
“Alhamdulillah saat ini Bontang masuk dalam zona hijau. Dengan nihilnya kasus positif Covid-19,” terangnya.
Bahauddin pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, dalam melakukan aktivitas di luar rumah selalu menerapkan protokol kesehatan.
Kata dia, menjaga jarak aman minimal 1 meter, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta wajib menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.
Baca juga: Maksimalkan Pelayanan di Tengah Pandemi, Bontang Selatan Terapkan Protokol Kesehatan
“Pembiasaan disiplin terhadap protokol kesehatan dimulai dari keluarga. Keluarga adalah kelompok sosialisasi pertama yang harus melindungi seluruh anggota keluarga, serta menjadi tempat yang sehat dan aman bagi kelompok rentan,” pintanya.
Berbeda dengan BTG-14, pasien positif Covid-19 lainnya yakni BTG-15 meninggal dunia di RSUD Taman Husada Bontang pada Jumat (3/7/2020) kemarin.
Adanya penyakit bawaan yang dideritanya yakni ginjal dan infeksi sekunder, membuat kondisi BTG-15 semakin memburuk. Ia dimakamkan di Bontang lestari.
Disebutkan Bahauddin, saat ini orang dalam monitoring Covid-19 di Kota Bontang mencapai 9410. Orang Dalam Pantauan (ODP) 130, Orang Tanpa Gejala (OTG) 251, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 17 orang.
Sebelumnya, pada 11 Juni 2020 lalu Bontang sempat dinyatakan zero Corona setelah semua kasus positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Mulai kasus pertama (BTG-1) hingga ketiga belas (BTG-13).
Namun status zero Covid-19 itu kembali pecah, setelah ada tambahan kasus konfirmasi positif Corona, yakni BTG-14 dan BTG-15.

