EKSPOSKALTIM, Bontang - PT Haji La Tunrung AMC merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan valuta asing. Hingga saat ini, money changer besutan La Tunrung ini tersebar dihampir seluruh Provinsi di Indonesia dengan jumlah cabang mencapai 28 unit. Salah satunya, Cabang Bontang.
Salah satu pegawai PT Haji La Tunrung AMC Cabang Bontang, Rafika, mengatakan ditempatnya ini ada beberapa jenis mata uang asing yang dapat ditukarkan masyarakat Bontang, turis ataupun para pendatang asing untuk dijadikan rupiah. Pun rupiah ditukar ke mata uang asing.
Namun kata dia, dari sekian banyak mata uang asing yang bisa dipertukarkan di La Tunrung Cabang Bontang, hanya beberapa jenis saja yang sering ditukarkan oleh Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing (WNA).
"Yang sering ditukarkan disini dari uang mata uang asing ke rupiah, yaitu United States Dollar (USD), Singapore Dollar (SGD), Malaysian Ringgit (MYR), dan Japanese Yen (JPY)," kata Fika (akrab disapa), saat ditemui dikantornya, Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (19/7/2016).
Fika menambahkan, selain itu ada juga mata uang asing yang jarang ditukarkan masyarakat. Penukarannya hanya terjadi pada momen-momen tertentu saja, seperti mata uang Saudi Arabian Riyal (SAR) dan mata uang asing lainnya.
"Kalau kami disini melayani penukaran uang sebanyak 32 mata uang asing, tapi banyak mata uang yang jarang ditukarkan. Kalau seperti Riyal itu biasanya pada saat mendekati orang naik ke mekah, baru banyak yang nukar dari rupiah ke Riyal," cetusnya.
Fika juga menjelaskan, nominal penukaran uang asing ke rupiah dalam sehari bisa mencapai hingga Rp 50 juta rupiah. Kata dia, Rp 50 juta tersebut termasuk angka yang cukup tinggi dalam penukaran uang asing di La Tunrung ini.
"Tapi tidak setiap hari juga sih, sampai segitu banyaknya. Ya mudah-mudahan saja selalu Rp.50 juta perhari. Bahkan kalau bisa lebih. Yang sering menukarkan uang itu orang-orang kapal, orang PT Badak, Tambang dan Pupuk Kaltim," tutupnya.

