EKSPOSKALTIM, Bontang - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bontang mulai Kamis (21/7) malam hingga Jumat (22/7) dini hari, mengakibatkan luapan sungai yang berada di Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, merendam puluhan rumah warga yang tak jauh dari sungai tersebut.
"Banjir yang terjadi ini mengakibatkan 2 RT yang berada di Kelurahan Telihan terendam banjir. Yakni RT 25, dan RT 26," kata Qopiah kepada Eksposkaltim, salah satu warga korban bencana banjir RT 25, Jum'at (22/7/2016).
Menurutnya, luapan air sungai saat hujan tersebut mulai naik dan merendam pemukiman warga sekira pukul 04.00 wita Jumat dinihari tadi.
"Dua RT ini memang sudah menjadi langganan banjir jika hujan deras tiba. Tetapi sebelumnya air tidak terlalu tinggi, hanya karena pembangunan jembatan yang berada dekat sungai tersebut yang mengakibatlan aliran air tersumbat," ungkapnya.
Sementara itu, barang warga yang terkena musibah banjir tersebut langsung dievaksuasi oleh pemerintah setempat (Kelurahan Telihan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), para mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Kota Samarinda, yang turun langsung membantu warga.
"Kami dan para anggota BPBD berkerja sama untuk membantu mengevakuasi barang-barang warga yang terkena banjir, agar tidak tergenang air. Dan kami pun membagikan makan siang untuk para warga," papar Putri Ayu salah satu mahasiswa KKN.
Dari data yang dihimpun Eksposkaltim, terdapat 29 Kartu Keluarga (KK) dari 2 RT yang rumahnya terendam banjir.

