EKSPOSKALTIM, Samarinda - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman berjanji menuntaskan utang daerah dalam waktu enam bulan. Terhitung mulai Maret tahun ini.
Ardiansyah bilang penuntasan utang daerah menjadi prioritas utama pada awal masa jabatannya yang kedua sebagai bupati Kutai Timur.
"Kami akan fokus menyelesaikan utang tahun lalu dalam enam bulan pertama ini, sebelum melanjutkan program prioritas lainnya," ujarnya, Kamis (6/3) dilansir Antara.
Kata dia, dana transfer daerah (TDF) di Bank Indonesia pada akhir tahun lalu jadi salah satu faktor yang menyebabkan keterlambatan pembayaran utang daerah.
Pemkab Kutai Timur sebelumnya memiliki utang sebesar Rp1,3 triliun kepada pihak ketiga, termasuk kontraktor dan penyedia jasa.
Selain permasalahan utang, Ardiansyah juga menyoroti sejumlah proyek untuk kontrak lintas tahun (multiyears contract) yang belum terselesaikan, seperti pembangunan jalan, jembatan, drainase, dan Pelabuhan Kenyamukan.
Ia optimistis bahwa proyek-proyek tersebut dapat selesai dalam lima tahun ke depan.
"Meskipun ada kendala pada periode sebelumnya, kami yakin dengan dukungan semua pihak, proyek-proyek ini akan tuntas," tegasnya.
Infrastruktur jalan di Kutai Timur menjadi perhatian khusus. Mengingat baru sekitar 30 persen jalan yang layak digunakan.
Ardiansyah berjanji bekerja keras untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan demi kenyamanan masyarakat. Di samping itu, ketersediaan air bersih dan listrik juga menjadi fokus utama pemerintahannya.
Ardiansyah menyadari kondisi keuangan daerah saat ini yang mengharuskan penghematan, sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Ia bersama Wakil Bupati Mahyunadi berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum tuntas, serta memastikan program-program prioritas selanjutnya berjalan lancar tanpa hambatan.
"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua program dan proyek, serta mengambil langkah-langkah efisiensi untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah," kata Ardiansyah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kutai Timur.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah (kiri) didampingi wakilnya Mahyunadi. Foto: Antara

