EKSPOSKALTIM, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus bangkit dan tampil lebih kuat saat menjamu Bahrain, 25 Maret 2025. Kekalahan dari Australia 5-1 di kualifikasi Piala Dunia 2026 harus segera dilupakan.
"Sepakbola adalah tentang semangat pantang menyerah. Kita harus bangkit dan mengambil pelajaran dari laga ini. Masih ada kesempatan di depan dan tim ini harus membuktikan bahwa mereka mampu bangkit lebih kuat dalam pertandingan melawan Bahrain pada 25 Maret mendatang," ujar Hetifah dalam keterangannya, Jumat (21/3).
Sebagai pemimpin komisi yang juga membidangi olahraga, Hetifah merasakan kekecewaan yang sama dengan para suporter. Namun, ia menekankan bahwa kegagalan ini bukan akhir segalanya, melainkan motivasi untuk tampil lebih baik.
Ia pun meminta PSSI dan tim kepelatihan untuk segera melakukan evaluasi yang objektif dan konstruktif. Menurutnya, aspek teknis, mental, kerja sama tim, serta strategi harus diperbaiki agar Indonesia bisa menunjukkan performa terbaik di laga berikutnya.
"Perhatian lebih juga perlu diberikan pada pembinaan jangka panjang agar Indonesia semakin kompetitif di kancah internasional," tambahnya.
Kepada suporter, Hetifah mengingatkan bahwa meskipun kecewa itu wajar, dukungan tetap harus diberikan. Mari kita terus percaya dan berdiri di belakang mereka karena perjuangan belum selesai.
"Garuda, terbang kembali! Mari kita bangkit bersama!" tutupnya.
Sebelumnya, dalam Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 1-5 dalam laga yang berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3).

