EKSPOSKALTIM - Berbuka puasa dengan es teh manis atau es buah memang menggoda. Setelah seharian menahan haus, minuman dingin terasa begitu menyegarkan. Tapi, apakah kebiasaan ini baik untuk tubuh?
Penyempitan Pembuluh Darah
Minum es langsung setelah puasa bisa menyebabkan pembuluh darah di tenggorokan menyempit, memicu nyeri dada atau pusing, terutama bagi penderita jantung dan tekanan darah rendah.
Gangguan Pencernaan
Perut kosong selama puasa menjadi lebih sensitif terhadap suhu dingin. Akibatnya, lambung bisa berkontraksi tiba-tiba, menyebabkan kembung, mules, atau bahkan diare, terutama bagi penderita maag.
Daya Tahan Tubuh Melemah
Minuman dingin dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pernapasan, membuat tubuh lebih rentan terkena flu, batuk, atau radang tenggorokan.
Gangguan Metabolisme
Konsumsi air es berlebihan bisa memperlambat metabolisme, mengganggu sirkulasi darah, dan berisiko meningkatkan penumpukan lemak dalam tubuh.
Cara Berbuka yang Lebih Sehat
Agar tetap sehat tanpa kehilangan kesegaran, lakukan cara berikut:
Mulai dengan air hangat atau suhu ruangan untuk mengembalikan cairan tubuh lebih cepat.
Hindari langsung minum es dalam kondisi perut kosong untuk mencegah gangguan pencernaan.
Jika ingin minuman dingin, konsumsi setelah makan agar lambung lebih siap.
Pilih es dengan sedikit gula agar kadar gula darah tetap stabil.
Minum es saat berbuka boleh saja, asal tahu caranya! Awali dengan bijak, dan tubuh tetap segar tanpa efek samping.

