PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Remaja di Samarinda Disekap-Dibius, Pelaku Gagal Kabur dari Bontang

Home Berita Remaja Di Samarinda Disek ...

Remaja di Samarinda Disekap-Dibius, Pelaku Gagal Kabur dari Bontang
ILUSTRASI pemerkosaan. Foto: Istimewa

Samarinda, EKSPOSKALTIM – Polresta Samarinda menggagalkan upaya persetubuhan terhadap remaja perempuan di bawah umur yang sudah dalam kondisi tak berdaya. 

Wakapolresta Samarinda AKBP Heri Rusyaman menyebut keberhasilan ini berkat layanan pengaduan cepat tanggap 110. “Laporan ditindaklanjuti cepat, sehingga pelaku berhasil diamankan,” kata Heri dalam konferensi pers, Jumat (27/6).

Kasus ini ditangani serius karena pelaku, S alias C, diduga terlibat dalam kejahatan seksual, penyalahgunaan narkoba, dan pencurian kendaraan.

Peristiwa bermula pada Kamis 27 Juni ketika seorang warga bernama Takbir yang mencurigai adanya penyekapan terhadap remaja perempuan di rumah kawasan Nusa Indah, Kecamatan Sungai Kunjang.

Takbir mendapat informasi dari keluarganya di Bontang bahwa S membawa kabur motor dan ponsel mereka. Ia menelusuri keberadaan pelaku hingga melihatnya berada di rumah tersebut. Ia lalu melapor ke Ketua RT dan ke polisi lewat call center 110.

Petugas patroli segera datang dan mengepung rumah. Penghuni rumah awalnya mengelak, namun akhirnya mengizinkan polisi masuk setelah dijelaskan situasinya.

“Di ruang tamu, kami temukan korban dalam keadaan lemas. Ia diduga kehilangan kesadaran usai dipaksa menenggak satu kotak obat batuk Komix,” ujar AKP Baharuddin, Kasat Samapta Polresta Samarinda, dikutip dari Antara.

Pemeriksaan rumah menemukan alat isap sabu, pipet kaca, dan plastik bekas narkoba. Dua penghuni, J dan Y, sempat mengaku tak tahu keberadaan S, namun akhirnya mengungkap bahwa pelaku bersembunyi di kamar belakang, di bawah tumpukan kasur.

Korban, Neyla (nama disamarkan), mengaku diberi obat dan diancam dengan senjata tajam untuk dipaksa berhubungan intim. Pelaku juga mengakui telah menggadaikan motor yang dibawanya dari Bontang.

Takbir menyampaikan apresiasi atas kecepatan polisi. “Terima kasih kepada Polresta Samarinda atas respons cepat terhadap kasus ini,” katanya.

Polisi masih mendalami kasus ini dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Karena pelaku dan motor berasal dari Bontang, koordinasi dengan Polres Bontang turut dilakukan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :