PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Psikolog Kaltim Ingatkan Risiko Ketergantungan Emosional pada AI

Home Berita Psikolog Kaltim Ingatkan ...

Psikolog Kaltim Ingatkan Risiko Ketergantungan Emosional pada AI
Gambar ilustrasi fenomena curhat ke ChatGPT. Foto: Pikiran Rakyat

Bontang, EKSPOSKALTIM - Psikolog Klinis Biro Psikologi Mata Hati Kalimantan Timur, Isfandiya Maulidina, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna mencurahkan isi hati atau mencari solusi emosional.

“Sebenarnya curhat ke AI itu solusi cepat, tapi belum tentu sesuai kebutuhan kita,” kata Isfandiya di Samarinda, Jumat (9/10).  

Menurutnya, respons cepat dan non-judgmental dari AI memang memberi rasa aman bagi sebagian orang, terutama saat berada dalam tekanan. Namun, penggunaan jangka panjang justru berisiko menciptakan ketergantungan emosional dan memperburuk kondisi psikologis.

“Seorang psikolog tidak hanya mendengar, tapi juga menelusuri benang merah kehidupan klien, mulai dari masa lalu, kepribadian, pola asuh, sampai pengalaman traumatis. Hal-hal seperti ini tidak bisa dibaca oleh AI,” jelasnya.

Ia menegaskan, AI tidak memiliki kemampuan analisis mendalam karena hanya bekerja berdasarkan teks yang diberikan pengguna tanpa memahami konteks personal atau emosional yang kompleks.

Ketergantungan berlebihan juga bisa membuat seseorang menarik diri dari lingkungan sosial dan menurunkan kemampuan berempati dalam interaksi nyata.

“Batasannya jelas. Kalau masalah sudah memengaruhi fisik, seperti sakit kepala, sulit tidur, atau psikosomatis, maka perlu bantuan profesional,” ujar Isfandiya.

Ia menyarankan agar AI diposisikan sebagai alat bantu awal untuk masalah ringan, bukan pengganti psikolog atau psikiater dalam menangani isu kesehatan mental yang lebih serius.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :