PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sukses Redam Barito, Leo Tupamahu Pede Persiba Jegal PSS Sleman

Home Berita Sukses Redam Barito, Leo ...

Laga kontra PSS Sleman menjadi penentu nasib Persiba Balikpapan di kompetisi musim ini. 


Sukses Redam Barito, Leo Tupamahu Pede Persiba Jegal PSS Sleman
Sesi latihan Persiba di Lapangan Bima Sakti, Lanud Dhomber Balikpapan, Kamis (23/4/2026). Persiba bakal menjamu PSS Sleman pada pekan ke-26 Pegadaian Championship, Minggu (26/4/2026) malam. Foto: Facebook Persiba

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Persiba Balikpapan bersiap melakoni laga krusial saat menjamu PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship, Minggu (26/4/2026) malam di Stadion Batakan. Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, menegaskan bahwa laga kandang kali ini wajib dimaksimalkan demi menghindari degradasi.

Leo menyadari bahwa pertandingan ini memiliki tensi tinggi karena sama-sama menentukan nasib kedua tim di papan klasemen. PSS memburu tiga poin untuk terus bertahan di puncak klasemen Grup 2 sekaligus lolos otomatis ke Super League musim depan, sementara Persiba, butuh tiga poin untuk keluar dari zona merah.

Hingga pekan ke-25, Beruang Madu masih terseok-seok di peringkat 9 klasemen dengan 18 poin. Persiba berjarak 2 poin dari PSIS Semarang yang ada di peringkat 8, atau zona aman dari degradasi.

Kendati tak akan mudah, Leo yakin status tuan rumah menjadi modal berharga bagi Takumu Nishiraha cs kala menjamu Super Elja, PSS Sleman.

https://eksposkaltim.com/berita/derbi-kalimantan-persiba-usung-misi-bangkit-di-kandang-barito--16868.html

"Pertandingan ini sangat penting dan menentukan bagi kedua tim, termasuk Sleman. Kita punya keuntungan bermain di kandang. Saya menekankan kepada para pemain untuk tampil semaksimal mungkin, memanfaatkan dukungan suporter, dan memberikan hasil terbaik dengan memenangkan laga," ujar Leo selepas memimpin sesi latihan, Kamis (23/4/2026) sore.

Evaluasi Konsentrasi Menit Akhir

Meski optimistis, Leonard memberikan catatan khusus berdasarkan hasil laga terakhir melawan Barito Putera yang berakhir sama kuat 3-3.

Pada laga di Stadion 17 Mei, Banjarmasin tersebut, Persiba sempat unggul 2-3. Sayang, kemenangan di depan mata buyar setelah Renan Alves menggetarkan jala gawang Persiba yang dikawal Pancar pada menit 13 tambahan Waktu.

Leo menyoroti lemahnya konsentrasi barisan pertahanan yang sering kecolongan di menit-menit krusial, terutama melalui situasi bola mati (set piece) dan umpan silang (crossing).

https://eksposkaltim.com/berita/brace-patrick-cruz-benamkan-persiba-di-zona-bawah-liga-2--16799.html

"Ada PR besar yang menjadi evaluasi rutin kami. Kita sering kecolongan di menit akhir dari set piece dan crossing. Sebenarnya antisipasi ini sudah dilatih dari minggu ke minggu, namun fokus pemain di menit-menit terakhir kembali menjadi perhatian utama kami untuk segera dibenahi," tambahnya.

Di sisi lain, Leo merasa bangga dengan produktivitas lini depan Persiba. Keberhasilan mencetak tiga gol ke gawang Barito Putera—tim dengan pertahanan terbaik yang baru kebobolan 14 kali—menjadi suntikan kepercayaan diri bagi anak asuhnya.

Sebagai catatan, empat dari total kebobolan Barito sepanjang musim ini justru dihasilkan oleh tajamnya serangan Persiba.

"Mencetak tiga gol di kandang lawan dengan pertahanan terbaik bukan hal mudah. Itu adalah kredit positif bagi pemain. Modal ini harus dipertahankan saat menghadapi PSS Sleman dan Deltras nanti," tegas Leo.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :