EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar bimbingan teknis (bimtek) Perencanaan dan Digitalisasi Pembelajaran, bagi guru SMP Negeri se-Kota Bontang, Rabu (22/4/2026), di Kantor Disdikbud Kota Bontang.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 guru dari berbagai mata pelajaran serta tiga orang pengawas sekolah.
Bimtek tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi guru, dalam menyusun rencana pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparudin, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi upaya konkret, untuk mendorong kualitas pembelajaran di tingkat SMP.
“Melalui bimtek ini, kami ingin meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam merancang pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di zaman ini,” ujarnya.
Disdikbud Kota Bontang pun menghadirkan empat narasumber dari PGRI Kota Bontang, yakni Konita L, Fajar Siddik, Novita Rahayu, dan Rakhman Halim.
Salah satu narasumber, Novita Rahayu, menjelaskan bahwa bimtek ini menitikberatkan pada penyusunan rencana pembelajaran yang memanfaatkan teknologi.
Termasuk penggunaan papan tulis interaktif digital, yang merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Guru didorong untuk memanfaatkan media pembelajaran interaktif, sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis para siswanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui pelatihan ini para guru diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kelas.
Lebih khusus, dalam penggunaan papan tulis interaktif sebagai sarana pembelajaran yang kreatif dan menarik.
“Adanya teknologi saat ini, maka perlu dimanfaatkan, dengan harapan siswa lebih aktif, kreatif, dan terlatih dalam berpikir kritis,” pungkasnya.

