EKSPOSKALTIM, Samarinda – Stadion Segiri Samarinda bakal menyajikan duel panas bertajuk "El Clasico Indonesia" antara Persija Jakarta menjamu Persib Bandung pada Minggu (10/5/2026) sore. Meski berstatus sebagai tim tamu di "kandang pinjaman", Persija Jakarta mengusung misi wajib menang demi menjaga gengsi dan peluang juara.
Saat ini, Persija menempati peringkat ketiga klasemen dengan raihan 65 poin. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuat Macan Kemayoran untuk memangkas jarak dengan Persib Bandung yang kini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 72 poin.
Persiapan Mepet Tak Jadi Masalah
Persija Jakarta terpantau baru tiba di Samarinda pada Sabtu (9/5/2026) atau H-1 jelang pertandingan. Menanggapi mepetnya waktu kedatangan, pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku tidak khawatir.
https://eksposkaltim.com/berita/big-match-pekan-ini-borneo-fc-tantang-persija-di-jakarta-16379.html
"Biasa kami tidak melakukan official training di stadion lawan, atau kami lakukan di lapangan sendiri. Yang terpenting skema sudah disiapkan. Kami hanya perlu memantau kondisi lapangan secara umum," ujar Souza dalam sesi konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).
Souza juga menekankan pentingnya sportivitas dalam rivalitas tinggi ini. "Semua tahu rivalitas kedua tim. Saya berharap laga berjalan aman, pemain harus saling respect, dan kami bisa menampilkan pertandingan yang luar biasa serta menghibur," imbuhnya.
Motivasi Tinggi demi Jakmania
Senada dengan pelatih, Kapten Persija, Rizky Ridho, menegaskan bahwa seluruh pemain siap berjuang mati-matian. Perihal perjalanan jauh menuju Samarinda untuk laga kandang, Ridho menganggapnya sebagai hal normal.
https://eksposkaltim.com/berita/borneo-fc-menekan-persib-diuji-di-puncak-16951.html
"Persiapan sudah bagus. Kami siap menjalankan instruksi pelatih dan akan berjuang mati-matian melawan Persib. Insyaallah tiga poin," tegas Ridho.
Mengenai situasi bermain jauh dari Jakarta, Ridho menyampaikan apresiasinya kepada manajemen Borneo FC yang telah menyambut Persija dengan baik. Ia mengakui dukungan Jakmania yang hadir langsung di Samarinda menjadi bahan bakar utama motivasi tim.
"Bedanya kali ini main home tapi naik pesawat. Tapi secara keseluruhan kami tidak masalah. Kami harus memberikan kebahagiaan untuk Jakmania. Kehadiran mereka memotivasi kami, dan kami harus membalas dukungan itu dengan kemenangan," pungkas bek Timnas Indonesia tersebut.

