EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang masih mengkaji pemberian bantuan tablet bagi siswa kelas IX SMP swasta di Kota Bontang.
Realisasi program tersebut disebut akan disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah.
Kepala Disdikbud Kota Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, usulan bantuan tablet untuk sekolah swasta masih terbuka dan dapat diajukan kembali, termasuk melalui pembahasan anggaran perubahan.
“Namanya usulan bisa jadi di perubahan juga atau di murni tahun depan bisa diusulkan. Adapun nanti materi ketersediaan anggaran itu pasti menyesuaikan,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bontang telah menyalurkan sekitar 3.000 unit tablet kepada siswa kelas IX SMP negeri pada 2025.
Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang proses pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Namun, Wali Kota Bontang juga meminta agar pembagian tablet dapat dilakukan secara merata, termasuk kepada siswa SMP swasta di seluruh Kota Bontang.
"Kami juga maunya merata ya, cuman kan kembali lagi ke ketersediaan anggaran apalagi ini efisiensi anggaran kan," ungkapnya.
Abdu Safa belum memastikan siswa kelas IX SMP swasta dapat menerima bantuan tablet pada tahun ini.
Disdikbud masih akan menghitung kebutuhan anggaran dan menyesuaikannya, dengan prioritas program pendidikan lainnya.
"Kan kami ada program pendidikan yang lain juga, tapi pasti kamu usulkan juga terkait penambahan tablet untuk swasta," imbuhnya.
Program bantuan tablet ini menjadi salah satu upaya Pemkot Bontang, dalam mendukung digitalisasi pendidikan sekaligus meningkatkan akses pembelajaran berbasis teknologi bagi pelajar.

