EKSPOSKALTIM, Bontang – Warga Rukun Tetangga (RT) 17 Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, resah dengan tersumbatnya parit yang ada di lingkungan mereka.
Pasalnya, sumbatan parit tersebut mengakibatkan genangan air dan tumpukan sampah, dan dikhawatirkan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Agepti, pembawa petaka demam berdarah dengue yang kini mewabah di Kota Bontang.
Ketua RT 17 Tanjung Laut, Abdul Hakim, mengatakan sampah tersebut adalah sampah kiriman ketika air sedang pasang, dan seketika itu pun langsung berserakan dimana-mana.
“Walaupun sebenarnya kami rutin membersihkan, pasti sampahnya juga akan kembali lagi karena parit yang tersumbat,” ujarnya saat ditemui dikediamannya, Senin (29/8).
Dijelaskan Abdul Hakim, faktor utama yang menyebatkan genangan air dan sampah bertumpuk di parit tersebut karena pembangunan parit yang tidak terselesaikan hingga saat ini.
“Coba paritnya sudah bagus pasti sampahnya tidak tergenang disini, airnya pun pasti ngalir. Untuk itu kami sangat berharap kepada pemerintah, agar hal ini segera ditangani,” pintanya.
Menurutnya, sampah di parit ini tidak akan pernah habis walaupun dibersihkan secara rutin, selama perbaikan parit tidak segera dilakukan.
“Jangan pada saat seperti ini banyak kasus DBD, kita disalahkan karena tidak menjaga kebersihan lingkungan. Gimana sampahnya bisa habis, walaupun dibersihkan kalau tidak segera dilakukan perbaikan parit,” pungkasnya

