PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BANGUN SPAM TEBASABO, PEMPROV MINTA DUKUNGAN KEMENTERIAN PU

Home Berita Bangun Spam Tebasabo, Pem ...

BANGUN SPAM TEBASABO, PEMPROV MINTA DUKUNGAN KEMENTERIAN PU
Foto Humas Pemkot Bontang

EKSPOSKALTIM- Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terus di lakukan. Salah satunya, melalui rencana pembangun proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional  yang airnya akan dialirkan ke wilayah Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, Balikpapan, Samarinda dan Kota Bontang (Tebasabo), serta wilayah Kabupaten Mahakam Hulu.

Guna memuluskan pembangunan SPAM Tebasabo ini, Pemprov  Kaltim membutuhkan bantuan dan dukungan Pemerintah Pusat. Untuk itu, Gubernur  Kaltim Awang Faroek Ishak bersama para Wali Kota dan Bupati Se Kaltim, melakukan audensi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan M Basuki Hadimuljono.

Audiensi tersebut  berlangsung di Ruang Rapat Utama Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selasa (13/9).

Pada audiensi tersebut, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa pembangunan SPAM Tebasebo ini merupakan salah satu program yang dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat Kaltim. Namun sukses tidaknya pembangunan proyek ini, tentunya  akan membutuhkan kerja sama antara Pemerintah Pusat, Provinsi  dan Pemerintah Kabupaten Kota se Kaltim.

"Besar harapan kami agar pembangunan SPAM Tebasabo ini mendapat dukungan baik secara tekhis, maupun pendanaan dari pemerintah pusat. Mengingat, kebutuhan air bersih untuk masyatakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah," terangnya

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan M Basuki Hadimuljono sangat mendukung rencana pembangunan SPAM Tebasabo ini. Namun Pemprov Kaltim harus memperhatikan beberapa catatan diantaranya, memperhatikan asas manfaat dan ekonomis dari pembangunan proyek tersebut, mengingat waktu dan biaya yang dibutuhkan sangat besara yakni berkisar 8 triliun.

"Konsep pembangunan SPAM Tebasabo ini sangat baik, dan intinya kami dari Kementerian pasti mendukung. Apalagi proyek ini akan mensuplay air bersih untuk masyarakat yang berada di Kaltim. Namun sebelumnya, kami tentunya akan melakukan kajian teknis terlebih dahulu," ungkapnya.

Senada dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat ditemui disela-sela pertemuan mengungkapkan dukungannya terhadap pembangunan SPAM Tebasabo ini, mengingat Kota Bontang sampai saat ini juga masih memanfaatkan air bawah tanah guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kota Taman.

“Saya berharap pembangunan SPAM ini bisa berjalan sesuai rencana, sehingga penggunaan air bawah tanah di Bontang bisa dikurangi. Berhasil tidaknya pembangunan proyek ini membutuhkan dukungan dari Kementerian PU. Dan menurut saya Kementrian PU harus mendukung, mengingat Kaltim merupakan penyumbang terbesar APBN.  Jadi saya yakin anggaran untuk membangun proyek SPAM ini, nilainya sangat kecil dibanding apa yang telah Kaltim berikan untuk negara ini,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Neni Moernieni juga menyampaikan bahwa karena selama ini Bontang memanfaatkan air bawah tanah untuk kebutuhan air bersih masyarakatnya, maka ia telah berpikir untuk menerapkan desanilasi air laur menjadi air tawar yang diperuntukan bagi masyarakat yang bermukim di pulau-pulau dan pesisir wilayah  Kota Bontang. (Humas Pemkot Bontang)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :