EKSPOSKALTIM, Bontang- Guna menanggulangi dan menjauhkan bencana kebakaran yang kerap melanda Kota Bontang, Badan Penangngulangan Bencana Daerah ( BPDB ) di Kota ini terus melakukan berbagai terobosan yang mampu menunjang segala upaya penanggulangan bencana.
Kali ini, BPBD Bontang akan jalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar yang ada diwilayah Kota Bontang dalam hal penanggulangan bencana.Tak hanya itu, demi menunjang rencana ini BPBD kota Bontang akan meminta pemerintah untuk membangun posko di wilayah yang rawan terhadap bencana kebakaran.
Hal ini diungkapkan Kepala BPBD Kota Bontang Ahmad Yani saat ditemui eksposkaltim dikantornya jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, senin ( /4/2016). Dia mengatakan, apabila posko tersebut sudah terbangun disetiap wilayah rawan kebakaran maka perusahan dapat mengisi unit di poskto tersebut. Sepeti halnya di wilayah Loktuan dapat di isi unit dari Perusahaan PKT, dan Berebas Pantai dapat di isi unit dari PT Badak NGL.Selain kedua perusahaan ini, Indominco, Vico dan Chevron juga ikut andil didalamnya.
“Jika terjadi kebakaran, posko yang ada di daerah tersebut sudah bisa mengatasi terlebih dahulu, sehingga team dari BPBD hanya sebagai team pendukung bukan sebagai pemain utama lagi, “ paparnya.
Ahmad yani mengatakan kota Bontang itu kecil, jika semua pihak bersatu dan peduli dalam menanggulangi bencana maka dipastikan bencana akan malu datang ke Bontang. Kedepannya BPBD juga akan melakukan sosialisasi dan memberikan simulasi ke masyarakat di setiap kelurahan, tentang bagaimana cara menggunakan tabung pemadam kebakaran (Apart, Red).
“Karena sudah di identifikasi hampir 90% masyarakat Kota Bontang tidak lagi menggunakan kompor minyak melainkan kompor gas.Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar disetiap rumah mempunyai Apart,” Jelasnya
Disisi lain BPBD Bontang akan bekerjasama dengan dinas kesehatan Bontang, melakukan simulasi penangaan bencana kebakaran dengan menggunakan Apar. Rencananya kegiatan tesebut akan diikuti sekitar 300 peserta di dua tempat berbeda Yakni, di Cibodas dan di desa telukpandan, kegiatan tersebut rencana akan di gelar selama tiga hari, mulai 26-28 mei 2016.

