EKSPOSKALTIM, Bontang- Wanita mana yang tak ingin meraih kesuksessan dalam hidupnya, Tentunya semua wanita menginginkan hal ini. Namun, mencapai kesuksessan tak semudah membalikkan telapak tangan, karena perlu adanya proses panjang dimana hal tersebut akan membuat kita lebih menghargai arti hidup saat sudah besar nantinya.
Wanita kelahiran Kota Kelelawar, Soppeng, 05 Oktober 1978, yang bernama lengkap Hamnah Aras, bertekad menyeberangi lautan selat Makassar menuju Pulau Borneo, untuk memantapkan dirinya demi menggapai impiannya menjadi seorang wanita karier, pasca lulus kuliah tahun 2001 silam.
Ina nama akrab ia disapa mengatakan, tahun 2002 ia mengikuti sang kakak hijrah ke Kota Taman dengan harapan impiannya bisa terwujud di Kota Industri ini.
“Setelah wisuda, saya langsung ikut kakak kesini (Bontang,Red.) untuk mewujudkan impian saya menjadi wanita karier,” kenang wanita yang semenjak duduk di bangku SLTA bercita-cita ingin jadi Diplomat.
Waktu terus berjalan seiring dengan waktu, anak ke tujuh dari tujuh saudara pasangan Aras Karateng dan Hj. Hanna ini, hampir mencapai impiannya. Pasalnya tahun 2004 yang lalu, ia sempat mencalonkan diri menjadi Anggota DPRD Kota Bontang, yang diusung oleh Partai Buruh dapil Bontang Barat. Akan tetapi dewi keberuntungan belum berpihak kepadanya.
“Pada waktu itu saya ikut Caleg DPRD dari partai Buruh. Tapi keberuntungan belum berpihak,” tutur Alumni Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas), fakultas sastra Perancis ini.
Lanjut wanita yang memiliki hobby travelling dan shopping ini. Perjuangan menjadi wanita karier terus ia perjuangkan hingga akhirnya pada tahun 2009 menggunakan seragam pegawai sebagai Staf Honorer di Kantor Setwan DPRD Kota Bontang.
“Awal mula memakai seragam ini (dinas,red) pada waktu mengantar pak Sayutin Budianto dari Partai Gerindra menjadi Dewan periode 2009-2012,”terangnya sembari menunjuk seragamnya saat ditemui dikantornya disela-sela istirahatnya siang tadi. Selasa(11/4/2016).
Dia juga sempat menjadi Sekertaris Ketua Komisi II di DPRD Kota Bontang, setelah itu Pindah ke Bagian Keuangan, tak lama berselang ia dipindahkan ke bagian Umum perundang-undangan di Risalah dan Humas. Saat ini, dia dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Protokoler.
“Saat ini saya di protokoler dan itupun saya baru dapat Nota dinas siang tadi. Dengan amanah baru yang dipercayakan kepada saya ini, Saya akan bekerja semaksimal mungkin,” tutupnya.

