EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebelum dilaksanakannya Sensus Ekonomi yang serentak diadakan di Indonesia mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2016 mendatang. Badan Pusat Statistik Kota Bontang, bekerjasama dengan pemerintah Kota Bontang, menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan petugas Sensus Ekonomi Tahun 2016 di Auditorium, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (11/4/ 2016).
Pelaksanaan sosialisasi ini mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Menurutnya, sosialisasi dan pelatihan petugas Sensus Ekonomi Tahun 2016 ini, merupakan salah satu kunci keberhasilan Badan Pusat Statistik Kota Bontang. Mengingat, target data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi ini sebagai dasar untuk memetakan daya saing bisnis menurut wilayah, lapangan usaha, skala usaha, nilai produksi, jumlah tenaga kerja serta karakteristik jaringan usaha.
“Sensus Ekonomi 2016 merupakan kegiatan pendataan lengkap, meliputi penggunaan bangunan dan seluruh unit usaha yang berada dalam batas-batas wilayah NKRI. Nantinya, informasi yang dikumpulkan akan bermanfaat untuk mengetahui gambaran tentang performa dan struktur ekonomi suatu negara. Baik menurut wilayah, lapangan usaha, maupun skala usaha,” jelasnya.
Neni Moerniaeni meyakini, dengan Sensus Ekonomi ini pemetaan perekonomian di Kota Bontang dapat diketahui. Sehingga Pemerintah Kota Bontang dapat mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian di Kota Bontang. Selain itu, Sensus Ekonomi 2016 sudah sangat sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Kota Bontang untuk menguatkan Bontang sebagai Kota Maritim berbudaya Industri, yang bertumpu pada kualitas SDM dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat.
“Insya Allah, melalui Sensus Ekonomi 2016 ini, misi kami menjadikan Kota Bontang sebagai Creative City, melalui pengembangan kegiatan perekonomian berbasis sektor Maritim bisa terwujud. Untuk itu, kepada para petugas yang nantinya akan melakukan pendataan Sensus Ekonomi, secara serius mengikuti pelatihan ini sehingga dapat benar-benar paham metode pelaksanaannya,” pintanya.
Neni juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya para pelaku usaha di Bontang, agar bersama-sama mensukseskan Sensus Ekonomi 2016 dengan memberikan keterangan yang akurat dan jelas serta dapat dimengerti. Karena sukses tidaknya kegiatan ini, tergantung dari dukungan masyarakat di Kota Taman.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Bontang Basira Suwandi menyampaikan bahwa manfaat strategis yang akan diberikan pada Sensus Ekonomi 2016, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional dan untuk mengetahui potret daya saing ekonomi daerah dan perencanaan investasi di Indonesia termasuk di Kota Bontang.
“Manfaat lain dari Sensus Ekonomi 2016 adalah untuk mengetahui besarnya peran, skala usaha mikro, kecil, menengah dan besar dalam menyerap tenaga kerja. Maka dari itu, kami berharap bisa bekerja sama dengan seluruh SKPD, agar mendukung dan mensukseskan Sensus Ekonomi guna membangun Bontang yang lebih baik,” terangnya.

