EKSPOSKALTIM, Bontang- Dalam kegiatan penandatanganan MoU kerja sama antara Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim dan Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian Kota Bontang (DPKP), yang diselenggarakan di Pendopo rumah jabatan Walikota Bontang, jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, senin pagi (11/4/2016).
Mengenai program peningkatan di bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna mendukung program Walikota di bidang UMKM.
Gebrakan program 4 sejahterah yaitu pertanian sejahterah, peternakan sejahterah, perikanan sejahterah dan UNKM sejahterah. Yang sasaran utamanya adalah masyarakat petani, peternak, nelayan dan usaha kecil lainnya.
Program yang akan mempermudah para pengusaha dengan memberikan pinjaman modal dengan bunga yang relative kecil, hanya 9% dari pinjaman modal yang berikan.
Kepala Dinas DPKP, Aji Erlinawati menanggapi program ini akan bisa membantu kelompok-kelompok petani rumput laut yang ada di Kota Bontang, juga sebagai batu loncatan untuk mengembangkan usaha mereka.
“dengan bunga bank yang kecil, hanya 9% akan mempermudah masyarakat untuk mengembangkan usahanya dan tidak diberatkan oleh cicilan yang begitu besar, ini bisa pelan-pelan meningkatkan perekonomian pelaku usaha yang ada di Bontang,” pungkasnya saat diwancarai di lokasi.
Lanjut dia, kami dari pihak DPKP mendukung penuh adanya program tersebut, akan berdampak positif kepada para pelaku usaha, terutama disektor pertanian rumput laut. Karena rumput laut yang ada di Kota Bontang saat ini sedang mengalami penurunan produktifitas.
“salah satu bentuk dukungan kami akan lebih memperhatikan kelompok-kelompok petani rumpu laut, juga akan memberikan bimbingan, pendidikan serta pendampingan agar memiliki keahlian untuk mengembangkan pertaniannya, guna untuk memaksimalkan keberhasilan mereka. Percuma jika memliki modal tapi tidak dibekali dengan ilmu dan pengtahuan yang cukup,” ungkapnya.
Erlinawati berharap, semoga dengan adanya program ini akan mempermudah para pelaku usaha, khususnya buat kelompok-kelompok petani rumput laut yang saat ini mengalami lesu produksi, dengan adanya kredit murah ini akan memiliki modal untuk menggantiakan kerugian yang di alami sebelumnya dan memulai mengembangkan kembali pertanian mereka. (*)

