EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang mendukung penuh kegiatan literasi yang dilakukan di SMP YPVDP pada Sabtu (12/11) akhir pekan lalu. Kegiatan literasi adalah gerakan gemar membaca yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Gerakan ini merupakan salah satu upaya efektif untuk menyukseskan program Pemkot Bontang yaitu, Bontang sebagai Smart City. Meski bukan sekolah pertama yang ikut serta dalam program ini, Pemerintah memberikan apresiasi kepada SMP YPVDP yang telah ikut menerapkan budaya membaca kepada murid, baik di lingkungan sekolah maupun sekitarnya.
Bertajuk Literasi 1 Jam bersama 1.000 Insan dengan Membaca Pengetahuan menjadi Luas, sekolah mengajak para murid serta orangtua untuk membaca bersama dengan membawa satu buku dari rumah. Kemudian buku yang dibawa tadi disumbang kepada sekolah sebagai bahan bacaan para murid sekolah swasta tersebut. Terbentuknya kader literasi dengan SK Kepala Sekolah menjadi langkah serius sekolah dalam pelaksanaan program ini.
“Minat baca masyarakat masih rendah sehingga Pemerintah menilai perlu upaya cerdas untuk membumikan kebiasaan membaca. Padahal dengan budaya membaca masyarakat bisa memiliki pengetahuan yang luas dan membaca adalah ciri peradaban yang modern,” kata Sunarya, Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bontang.
“Pengembangan minat baca ini akan mencetak SDM yang berkualitas dan menjadi aset yang sangat berharga bagi masyarakat dan pada akhirnya menunjang pengembangan dan pelaksanaan pembangunan,” tambahnya.
Menilik dari banyaknya manfaat yang bisa diperoleh siswa sekolah di Kota Bontang melalui program satu jam seribu orang berliterasi ini, Pemerintah merasa sangat terbantu dan bersyukur bahwa SMP YPVDP telah ikut menunjukkan eksistensinya dalam akselerasi Kota Bontang menuju Smart City.
“Saya juga ingin mengucapkan apresasi serta terimakasih kepada seluruh penggerak literasi, seluruh penggiat literasi di Kota Bontang. Harapan saya, sinergi antara Pemkot Bontang dengan seluruh sekolah dan stakeholders lainnya, tidak hanya berhenti sampai disini. Melainkan dapat terus dipupuk dengan silaturahmi dan koordinasi yang intens, sehingga ke depan, kedua belah pihak dapat menyatukan ide-ide/pikiran untuk menjalin kerja sama berikutnya demi kemajuan dunia pendidikan di Kota Taman,” tutup Sunarya.

