PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Agama Alami Trauma Berat

Home Berita Korban Pelecehan Seksual ...

Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Agama Alami Trauma Berat
HJ, (baju garis-garis) guru agama yang diduga cabuli murid SD kini diamankan Polres Bontang.

EKSPOSKALTIM, Bontang – AAJ, bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar (SD) yang menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang oknum guru agama berinisial HJ (47) beberapa waktu lalu mengalami trauma berat. 

Hal ini diketahui saat Ekspos Kaltim bertandang ke kediamannya di bilangan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat, Senin (19/6) siang.   

Ayah korban, Agus Yuwono tampak ramah saat awak media ini menghampirinya. Saat ditemui Agus hendak menuju ke Terminal Bontang. Istrinya bersama korban lebih dulu berada di Samarinda sejak kemarin.  

AAJ, kata Bayu, masih sering teringat perlakuan tak senonoh yang dilakukan pelaku di sekolahnya itu. "Kami memutuskan untuk pindah ke Samarinda, karena jika masih di sini anak kami akan teringat terus atas kejadian yang kemarin," ungkap dia.  

Diceritakan Bayu, belum lama ini sempat pihak keluarga tersangka datang ke kediamannya untuk meminta maaf. Akan tetapi sang istri yang saat itu berada di rumah langsung menolak keras permintaan maaf yang dilontarkan dari mulut salah satu keluarga tersangka. 

"Ini anak kami mas satu-satunya, bagaimana jika terjadi dengan keluarga anda. Pasti anda juga akan melakukan hal yang sama," imbuhnya dengan menahan air mata.    

Menurut Bayu, langkah keluarga memindahkan AAJ ke tempat saudaranya di Samarinda bertujuan untuk memudahkan proses pengawasan terhadap AAJ pasca insiden yang diterimanya.  

“Disana banyak keluarga kami sehingga mudah untuk memantaunya,” ujarnya sesaat sebelum meninggalkan rumah menuju terminal.   

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon Lumban Toruan menerangkan aksi guru yang masih berstatus lajang ini terjadi saat jam sekolah berakhir. 

Saat itu korban diketahui kerap sendirian menunggu temannya di sekolah tempat tersangka mengajar. “Modus tersangka berpura-pura meminta bantuan kepada korban dengan iming-iming akan diberikan uang,” ujar pria asal Sumatera itu. 

Alih-alih membantu, korban justru mendapat pelecahan, saat korban mengikuti ke ruangannya yang terbilang sepi dan terletak di bagian pojok. “Pelaku terlebih dulu memperlihatkan video dewasa, lalu kemudian melakukan pelecehan dengan menyentuh alat vital korban,” terangnya.  

Nixon menambahkan dari pengakuan korban, pelecehan tersebut sudah empat kali terjadi dan dilakukan sejak akhir 2016 lalu. Namun dari pelaku, mengaku baru dua kali melakukan aksinya tersebut. 

“Saat ini korban telah menjalani visum, dan hasilnya terdapat lecet pada bagian kemaluan,” terangnya.  

Saat dikonfirmasi, HJ mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Ia pun meminta maaf kepada korban dan keluarga atas perlakuannya tersebut. “Saya khilaf dan benar-benar menyesal dengan perbuatan yang telah saya lakukan,” ungkapnya.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%34%0%67%
Sebelumnya :
Berikutnya :