EKSPOSKALTIM, Bontang- Dua pekerja bangunan milik Jono yang terletak di Jalan Bhayangkara,Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, nyaris tewas tersengat listrik bertekanan 20.000 volt, Sabtu (21/5/2016)
Saksi mata yang juga salah satu pekerja bangunan tersebut, Rusdin mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 12.30 wita, saat itu Agus (16) warga Kanaan yang ikut bekerja di tempat tersebut hendak menaiki tangga kelantai dua bangunan dengan membawa beberapa potong besi cor yang akan digunakan. Dengan kondisi panjang besi-besi berukuran sekitar 4 meter tersebut, tersangkut dikabel tak berbungkus milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Seketika itu, kabel tunggal bertekanan 20.000 volt tersebut menyengat Agus dengan perantara besi. Melihat pekerjanya tersengat listrik, Ramli (47) pengawas (Kepala Tukang, Red), sontak bergegas mendekati Agus dengan maksud ingin meraih dan melepaskannya dari sentuhan besi tersebut. Nahasnya, Ramli pun ikut kesetrum dan terpental dari lantai dua hingga tersungkur ke tanah.
Dari pantauan Eksposkaltim.com ditempat kejadian, Agus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bontang dengan kondisi mengalami luka bakar dibagian tangan dan kaki. Sementara Ramli dirawat dirumah warga dengan kondisi lemah dan masih terlihat shok.
“Tadinya Agus mau naikkan besi dari bawah ke lantai dua, besinya itu menyentuh kabel listrik pendek yang tidak memiliki lapisan (tel****ng. Red), sekitar 10 detik kesetrum pak Ramli maksudnya mau nolong tapi malah dia ikut kesetrum dan terlempar jatuh ke bawah. Kalau liat tadi kondisi Agus, kaki sama tangannya hangus terbakar,” jelas Rusdin, saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sabtu (21/5/2016).
Disisi lain, saat dikonfirmasi mengenai kabel tel****ng tersebut, Bagian Distribusi PLN Kota Bontang, Hardi Baktiar mengatakan, kabel yang melintang tersebut sudah memiliki tinggi yang standar bagi kabel PLN.
“Kabel ini bukan pendek pak, tetapi bangunan tersebut yang terlalu tinggi dan rapat dengan kabel, yang memiliki arus penghubung langsung kerumah dengan tekanan yang cukup besar,”cetusnya. (*)

