EKSPOSKALTIM, Bontang - Lurah Kanaan, Deddy S Marpaung mengungkapkan bahwa warganya kerap dibuat geger dengan penampakan buaya saat banjir tiba.
Binatang berkulit bergerigi itu kerap menampakkan diri di sungai yang berseberangan Kelurahan Kanaan dan Kelurahan Gunung Telihan.
“Biasanya, meskipun tidak banjir juga muncul. Apalagi kalau sudah banjir tiba, pasti ada muncul dilihat warga,” terang Deddy kepada EKSPOSKaltim, Rabu (29/11).
Baca: Mengenal Camat Zemmy Hasz, Dulu Kontraktor Sekarang Panutan Warga
Tidak dimungkiri, kemunculan buaya itu menimbulkan kecemasan terhadap warga. Meski begitu, Deddy mengimbau warganya untuk tetap tenang dan tidak mengnganggu buaya tersebut.
Kendati sejauh ini belum ada korban jiwa yang diakibatkan hewan predator tersebut, namun Deddy tetap menekankan ke warganya untuk tetap waspada.
“Mungkin pada saat banjir, buayanya numpang lewat saja. Tapi perlu diantisipasi dan waspada, jangan diganggu sehingga tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.
Baca: Didesak Mundur dari Jabatan Sekprov Kaltim, Begini Reaksi Rusmadi
Menurutnya, munculnya buaya itu dikarenakan debit air yang ada di sungai cukup tinggi dan deras ketika banjir datang. Olehnya, upaya pencegahan banjir ini terus ia lakukan.
“Upaya mencegah banjir terus kita lakukan dengan rutin membersihkan sampah bersama masyarakat. Baik daerah rumah maupun di sungai,” cetusnya.
Diketahui, ada empat titik langganan banjir di Kelurahan Kanaan, yaitu RT 8, 9, 11, dan 12. Sementara sungai tempat munculnya buaya itu masuk wilayah langganan banjir. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

