EKSPOSKALTIM, Bontang - Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APDB) Kota Bontang tahun 2017 yang merosot ke angka 796 Miliar, membuat realisasi sejumlah proyek seperti pembangunan Jalan Lingkar, Pasar Rawa Indah dan Pasar Citra Mas Loktuan kembali dibatalkan.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase kepada awak media, saat ditemui usai memimpin upacara Hari Pahlawan 2016 di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Jalan Moch Roem, Bontang Lestari, Kamis (10/11) kemarin.
“Tidak ada uangnya, bagaimana bisa dibangun. Memang bisa direncanakan tapi pembangunanya seperti apa, mana uangnya,” tutur Basri.
Ditegaskannya, rencana pembangunan proyek jalan lingkar yang menghubungkan Tanjung Limau dengan Loktuan, dan kelanjutan pembangunan proyek pasar pastinya memerlukan dana yang sangat besar.
Namun kondisi devisit anggaran yang saat ini dialami Kota Bontang berimbas pada pembangunan proyek tersebut, sehingga tidak dapat direalisasikan.
“Tidak bisa dipaksakan kalau tidak ada uangnya, bagaimana pembangunan bisa dijalankan kalau tidak punya uang. Mendingan jalan lingkar ini dibatalkan dari pada biaya kesehatan dan pendidikan yang dikurangi,” ujarnya.
Kendati demikian, untuk Program Dua Ratus Juta (Produta) per RT setiap tahunnya di pastikan tetap berjalan, walaupun nantinya akan mengalami pengurangan menjadi Rp100 juta per tahun.
“Dipastikan untuk program Produta akan tetap berjalan. Ini dilakukan agar sedikit bisa membantu beban masyarakat yang mempunyai anak,” tandasnya.

