EKSPOSKALTIM, Bontang- Kepala Satuan lalu Lintas (Kasat lantas) Kota Bontang, AKP Jan Ginting mengatakan, pihaknya telah merilis sekitar 160 kasus pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang terjadi sejak januari-maret 2016. Jumlah pelangagran tersebut, didominasi oleh anak dibawah umur dan masih berstatus pelajar.
“tiga bulan ada 160 kasus pelanggaran dan Lakalantas, untuk kasus pelanggaran kebanyakan anak yang masih berstatus pelajar, bahkan ada yang masih SMP,” terang Ginting saat di temui di kantornya, selasa (8/3/2016.
Ginting juga menambahkan, untuk kasus Lakalantas jumlah korban jiwa dalam 3 bulan sebanyak 7 orang, yakni dibulan januari 4 orang, bulan Februari 2 0rang dan bulan maret 1 orang.
”dari data kami, jumlah pengendara dijalan yang meninggal dunia sebanyak 7 orang dan itu rata-rata masih berumur sangat muda,” jelasnya.
Disisi lain, guna mengurangi angka Lakalantas yang ada di Bontang, Satlantas polres bontang terus mengupayakan dengan melakukan sosialisasi disekolah maupun diinstansi pemerintah, dan menghimbau para orang tua agar mengawasi anak-anaknya.
Sementara jenis pelanggaran selama operasi simpatik Mahakam 2016 digelar, kebanyakan pengendara melawan arus dan tidak menggunakan Helm.

