EKSPOSKALTIM, Bontang – Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat didalam penggunaan untuk awal kebakaran. Selain itu, karena bentuknya yang portable dan ringan, sehingga mudah mendekati titik api saat terjadi kebakaran
“Dengan melihat akan pentingnya APAR, maka kami menghimbau kepada seluruh masyarakat baik itu dari instansi pemerintahan, perusahaan, warung makan, hotel bahkan rumah untuk memiliki APAR, agar mengurangi dampak jika terjadi kebakaran,” kata Norman petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), saat memberi sosialisasi di kantor Pengadilan Negeri (PN) Bontang, Selasa (26/7/16) tadi.
Pihak BPBD, tidak henti–hentinya meminta kepada masyarakat untuk memiliki APAR. Karena bila terjadi suatu kebakaran, masyarakat bisa memberikan pertolongan langsung jika pemadam kebakaran datang terlambat.
“Kami selaku BPBD tidak pernah henti – hentinya menyerukan untuk memiliki APAR. Kenapa, karena jika suatu saat terjadi kebakaran, masyarakat sudah tidak perlu panik untuk memadamkan api. Bahkan bisa meminimalisir dampak dari terjadinya kebakaran,” jelasnya
Kendati demikian, masyarakat tetap dihimbau untuk tidak terlalu terlibat terlalu jauh dalam urusan pemadaman api. Terlebih, jika petugas pemadam sudah berada ditempat kejadian.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak ikut – ikutan memadamkan api. Bisa membantu memadamkan api, tapi dengan catatan, jangan mengganggu pekerjaan pemadam. Jangan pernah ikut memadamkan api, jika anda tidak tau teknik nya. Karena jika anda nekat mematikan api tanpa tau tekniknya, bisa – bisa anda yang akan menjadi korban,” lanjutnya.
Norman menegaskan, mengganggu kinerja petugas pemadam kebakaran, justru akan membuat api semakin besar hingga tidak bisa diminimalisir.
“jika anda ingin membantu setidaknya anda tidak harus menarik selang pemadam, anda hanya cukup melihat saja biarkan para petugas menjalankan tugasnya dengan baik,” tungkasnya.

