PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BPBD Bontang Ungkap 70 Persen Rumah di Bontang Miliki Apar

Home Berita Bpbd Bontang Ungkap 70 Pe ...

BPBD Bontang Ungkap 70 Persen Rumah di Bontang Miliki Apar
ilustrasi

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dapur merupakan salah satu area rumah  yang paling tinggi memiliki resiko bahaya kebakaran. Banyaknya insiden kebakaran yang terjadi berawal dari kompor atau ledakan tabung gas elpiji. 

Kendati demikian, dalam memadamkan kebakaran api kecil pada kompor atau ledakan tabung gas tidak boleh sembarangan, karena dapat berdampak lebih bahaya jika dipadamkan dengan cara yang salah.

"Sering kali seseorang memasak lalu ditinggalkan, lupa kalau kompornya masih menyala sehingga mengakibatkan kebakaran atau ledakan gas. Saat panik mereka mengambil air untuk memadamkan. Namun perlu diketahui kalau kebakaran seperti itu akan sangat berdampak buruk jika di padamkan dengan air, api malah akan bertambah membesar," kata Kepala BPBD Kota Bontang, Ahmad Yani, saat ditemui dikantornya, jalan Awang Long, Bontang Utara, Rabu (21/9).

Ahmad Yani pun menekankan kepada seluruh masyarakat Kota Bontang, agar di setiap rumah harus memiliki apar tersendiri. Dengan tujuan, jika terjadi kebakaran dapat langsung dipadamkan dengan apar yang telah dimiliki.

"Sekitar 70 persen angka kesadaran masyakat Kota Bontang untuk memiliki apar di rumah masing-masing. Kami juga terus mengingatkan masyarakat yang belum memiliki apar agar kiranya segera beli, saya pikir alat itu tidak mahal, lebih mahal malah kalau rumahnya kebakaran," paparnya.

Disebutkan Ahmad Yani, penjualan apar di Kota Bontang  meningkat hingga permintaan masyarakat akan barang ini kadang tidak terpenuhi. Bahkan masyarakat yang ingin membeli apar terlebih dahulu harus memesan di toko.

"Alhamdulillah ada kemajuan setelah saya tanya-tanya kepada pemilik toko penjual apar, katanya kalau mau beli terlebih dahulu harus mesan karena stok yang mereka sediakan sangat cepat habis," tuturnya.

Lebih lanjut, Ahmad berpesan kepada masyarakat yang memiliki apar namun tidak mengerti dalam penggunaanya, Tim BPDB Kota Bontang siap memberikan sosialisasi terkait cara pengunaan apar tersebut.

"Kami siap membantu, untuk siapapun dengan syarat lampiran surat permohon ke kantor BPDB maka permintaan tersebut akan kami lakukan," tandasnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :