Temuan proyektil di mobil warga Sumber Rejo ini mengarah pada penyelidikan lebih dalam. Dari uji balistik hingga pemeriksaan forensik, antara lain CCTV.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Penyelidikan temuan proyektil peluru yang merusak mobil warga di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, memasuki babak baru. Polresta Balikpapan resmi mengirimkan barang bukti proyektil tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk menjalani uji balistik.
Langkah ini diambil setelah tim Inafis Polresta Balikpapan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu (15/4/2026). Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, menegaskan bahwa hasil uji laboratorium akan menentukan kaliber serta kategori senjata yang digunakan, baik organik maupun rakitan.
"Pada Kamis (16/4/2026), Polsek Balikpapan Utara telah menyerahkan barang bukti proyektil kepada Ditreskrimum Polda Kaltim untuk diteruskan ke Labfor Mabes Polri," ujar Jerrold, Kamis (16/4/2026).
Pastikan bukan peluru nyasar latihan
Menyikapi kekhawatiran publik mengenai kemungkinan peluru nyasar dari aktivitas militer atau kepolisian, Jerrold memastikan tidak ada kegiatan latihan menembak di radius lokasi kejadian saat proyektil ditemukan pada Selasa (14/4/2026). Selain itu, tidak terdapat fasilitas lapangan tembak di sekitar pemukiman tersebut.
Untuk memperkuat penyelidikan, penyidik kini tengah mendalami data digital dari rekaman CCTV di sekitar lokasi. "Kami telah mengamankan rekaman CCTV selama satu minggu sebelum kejadian untuk mencari petunjuk mendalam mengenai peristiwa ini," imbuhnya.
Polresta Balikpapan memastikan serangkaian prosedur pengamanan terpadu telah dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga Sumber Rejo. Saat ini, kepolisian fokus mencocokkan hasil uji balistik dengan bukti-bukti lapangan guna mengungkap dalang di balik peristiwa tersebut.
Kesaksian tetangga korban
Seperti diberitakan sebelumnya, proyektil peluru ditemukan bersarang di kaca depan mobil milik M. Said (51) yang terparkir di dalam garasi rumahnya. Said menemukan benda logam tersebut saat baru tiba dari Jakarta dan hendak memanaskan mesin kendaraan.
Berdasarkan kesaksian warga sekitar, terdapat indikasi kehadiran orang asing sebelum insiden terjadi. Deni, seorang tetangga korban, mengaku melihat dua pria mencurigakan dengan perawakan tegap dan berambut cepak memantau kawasan jalur buntu tersebut.
Satu pria dilaporkan mengendarai motor Honda Beat hitam dan sempat berhenti lama di depan rumah korban pada Minggu (5/4/2026). Sementara pria lainnya terlihat berjalan kaki sambil terus berkomunikasi melalui telepon genggam beberapa hari sebelum penemuan proyektil.

