PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

GALANG DANA, ORMAS OI BANTU ALAM DAN POPULASI ORANG UTAN

Home Berita Galang Dana, Ormas Oi Ban ...

GALANG DANA, ORMAS OI BANTU ALAM DAN POPULASI ORANG UTAN
EKSPOSKALTIM / ISMAIL

EKSPOSKALTIM, Bontang – Prihatin dengan keberlangsungan hidup orang utan yang mulai terancam punah, Ormas Orang Indonesia (OI) Kota Bontang bersama Kader Konservasi Alam Provinsi Kaltim turun kejalan melakukan penggalangan dana, Kamis pagi (11/8) kemarin.

Wakil Ketua OI Bontang Fahmi Hio mengatakan selama ini OI hanya terfokus untuk membantu sesama. Namun kali ini, OI ingin membantu alam beserta populasi makhluk hidup yang ada didalamnya.

Kegiatan ini juga dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2016. Olehnya itu, HKAN ini dijadikan momentum untuk melestarikan dan menyelamatkan orang utan dari ancaman kepunahan. Karena bila tidak, mungkin populasi hewan ini hanya bertahan hingga 30 tahun saja.

“Jika tidak diselamatkan, maka akan punah dan anak cucu kita pun tidak akan pernah melihatnya. Olehnya itu, kami sangat konsentrasi sekali dalam hal itu,” katanya saat ditemui disela-sela penggalangan dana, di simpang empat Bontang Baru.

Ditegaskannya, kegiatan ini semata-mata hanya untuk menyelamatkan alam dan melestarikan orang utan yang terancam punah. Penggalangan dana akan berlangsung dua hari, dipusatkan di simpang empat Bontang Baru, depan Yabis dan simpang empat Pisangan.

“Disini kami dibantu oleh semua komunitas yang ada di Kota Bontang, baik itu komunitas motor, rege, dari perusahaan, dan juga KNPI. Meskipun tidak semuanya datang, akan tetapi dari masing – masing komunitas mengirimkan perwakilan untuk kegiatan ini," katanya.

Senada, Ketua Kader Konservasi Alam Provinsi Kaltim Nikolaust Aprydza menegaskan aksi sosial ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap alam ini. Menurutnya, saat ini bukan hanya manusia yang mengalami musibah, namun alam pun juga mengalaminya.

“Maka dari itu, kami kader konservasi nasional bekerjasama dengan Ormas OI, melakukan galang dana dengan memusatkan di simpang empat Bontang Baru,” terang Niko.

Niko menjelaskan, jika bukan karena alam mungkin keberlangsungan hidup manusia tidak akan bertahan lama. Banyak yang tak memahami jika oksigen yang kita hirup untuk bernafas ini asalnya dari pohon.

Pada dasarnya keberlangsungan hidup manusia itu bergantung dari ketersedian yang dihasilkan alam ini. “Maka dari itu, manusia harus lebih cinta kepada lingkungan, lebih peduli terhadap alam yang ada disekitar kita, dan menyelamatkan flora dan fauna yang terancam kepunahan,” tegas Niko (*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :