EKSPOSKALTIM, Bontang - Diberi amanah untuk menghandle (menangani) kegiatan sosialisasi empat pilar yang dilakukan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Nelayan Indonesia (Fenelindo) Kota Bontang mengaku bangga.
Ketua DPD Fenelindo Kota Bontang Amir Tosina menuturkan, kunjungan Wakil Ketua MPR RI ini memberi kebanggan tersendiri bagi Fenelindo, terlebih karena diberi kepercayaan untuk menghandle seluruh agenda kegiatan sosialisasi tersebut.
“Ini bisa memberikan motivasi kepada kami untuk menjalankan Federasi Nelayan Indonesia ini dengan baik,” kata Amir, saat ditemui usai kegiatan sosialisasi, Gedung Aini Rasyifah, Tanjung Laut, Bontang Selatan, Kamis (17/11) sore.
Ia berharap, dengan adanya kunjungan ini, kedepan pemerintah dapat jauh memperhatikan organisasi seperti Federasi Nelayan Indonesia, terlebih Kota Bontang yang didominasi dengan lautan.
"Tentu masyarakat nelayan yang ada dapat lebih diperhatikan, khususnya masyarakat di pesisir untuk mereka bisa dihidup jauh lebih baik lagi," pintanya.
Ia juga meminta pemerintah untuk lebih cerdas memberi bantuan kepada nelayan di Kota Bontang, dengan tidak hanya bergantung pada APBD semata untuk menyalurkan bantuan.
"Jangan beranggapan bahwa bantuan saat ini tidak ada karena sedang mengalami devisit anggaran. Kita ini kan banyak perusahaan, dan pemerintah bisa meminta kepada setiap perusahaan untuk bisa mengluarkan dana CSRnya demi kenyamanan para nelayan," ujarnya.
Disisi lain, menanggapi kegiatan sosialisasi empat pilar MPR-RI tersebut, Wakil Ketua Fenelindo Kota Bontang sekaligus Ketua Forum Pemuda Pemudi Mamuju Gunung Sari (FPPMGS) Meggi Mustamin menilai hal ini sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan nasionalisme generasi muda.
"Menurut kami, empat pilar yang dipaparkan Wakil Ketua MPR RI tadi sangatlah bagus bagi anak-anak muda, karena generasi muda sudah kehilangan jiwa kebangsaan dan nasionalismenya. Sehingga adanya sosialisasi empat pilar dari MPR RI ini, kami sangat mendukung dan mengapresiasi sekali," jelasnya.
Ditengah pesatnya perkembangan technologi saat ini kata dia, ia berharap para generasi muda lebih cenderung mengedepankan jiwa nasionalisme dan kebangsaanya, agar bisa jauh lebih berkembang dari yang sekarang.

