EKSPOSKALTIM, Bontang- Belum adanya daya listrik PLN yang masuk didaerah nyerakat selama ini, membuat sejumlah warga yang menghuni kawasan itu pun mengeluhkan hal tersebut.
Asisten Manager (Asmen) PLN Grahaita Gumelar menjelaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mempermasalahkan pemasangan daya PLN dalam suatu daerah, bila kondisi daerah tersebut memungkinkan.
"Selama ada jaringan listrik tidak ada masalah, bahkan daya PLN saat ini berlebih. Cuman, nyerakat belum memiliki akses jalan menuju kesana, dikarenakan terpisah oleh jalur tambang milik perusahaan Indominco." Ujarnya
Gumelar mengungkapkan, bahwa pihaknya pernah melakukan survey di daerah itu, bersama dengan pemerintah kota Bontang sebelumnya serta unsur Muspida lainnya. Saat survey, mereka mesti melewati gorong-gorong bawah tanah milik PT Indominco. Namun dari Hasil survey itu, pemerintah berjanji akan membuat akses jalan menuju ke daerah nyerakat.
"PLN menunggu sampai jalan tersebut telah di buat, baru pihak PLN bisa merencanakan jaringannya. Supaya disaat membangun, PLN tidak mengalami kendala lagi." Pungkasnya
Akses jalan yang hingga saat ini belum dibuat, sehingga pihak PLN sampai sekarang pun belum membuat perencanaan pembangunan di daerah nyerakat.
"Pada tahun 2015 lalu, sesuai dengan koordinasi mau di rencanakan oleh Desperindakop untuk pembangunan jaringan lewat bawah tanah, cuman pada saat itu akhir tahun anggaranya untuk pembangunan belum memenuhi, sehingga tidak jadi untuk melakukan pembangunan jaringan." Celetuknya
Di tahun 2016 ini, lanjut Gumelar menambahkan, pihaknya akan menindak lanjuti hal tersebut, akan tetapi, dirinya mengakui PLN tidak berani melewati daerah tambang milik Indominco.
"Dikarenakan sampai saat ini akses jalan belum ada. yang kami khawatirkan, kalau di bangun dekat jalur tambang indominco akan sangat berbahaya. Mau tidak mau, jaringan akan dibangun melewati bawah tanah. Karena diatas sudah ada jaringan milik Indominco jalur transmisi 70 kilo volt ( kv ) di bawah tanah, sehingga kami tidak berani lewat situ." Ungkapnya.
Asmen PLN ini menuturkan, bahwa dirinya akan mulai dari rencana semula dimana pihaknya akan menarik jaringan listrik ini dari daerah Sebuntal ( Marang kayu) yang jaraknya cukup jauh sekitar 5 kilo meter.
"Dan itu sudah masuk di anggaran perencanaan kami ( PLN ) di tahun 2016 ini. Karena nyerakat satu-satunya desa di daerah Bontang yang belum mendapat kan listrik.

