EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Konsistensi raih prestasi ekstrakurikuler di bidang Palang Merah Remaja (PMR), SD Negeri 008 Bontang Utara memiliki sistem pembinaan yang kuat.
Berdasarkan rekam jejak deretan prestasi ekstrakurikuler PMR, kemenangan yang diraih bukan didapat secara instan. Namun, pola pembinaan berkelanjutan yang menjadi fondasi utama keberhasilan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDN 008 Bontang Utara, Akmal Isnaeni, menjelaskan bahwa PMR di sekolah tersebut sudah lama dikenal aktif mengikuti berbagai ajang lomba tingkat kota, bahkan kerap membawa pulang gelar juara umum.
“Alhamdulillah, PMR kami cukup sering meraih juara. Bahkan pernah dipercaya menjadi tuan rumah lomba karena kami dinilai mampu sama pihak PMI,” ungkapnya, Rabu (29/4/2026).
Biasanya, perlombaan yang digelar Palang Merah Indonesia, mencakup berbagai materi dan cabang lomba, mulai dari pertolongan pertama hingga yel-yel dan keterampilan kepalangmerahan lainnya.
Selain itu, yang menjadi pembeda adalah sistem kaderisasi yang berjalan secara berjenjang.
Para alumni yang sudah masuk ke SMP atau SMA, tidak sepenuhnya lepas tangan setelah lulus, tetapi tetap terlibat aktif dalam proses pembinaan adik kelasnya.
Menurut Akmal, keterlibatan alumni ini membuat transfer ilmu dan pengalaman berlangsung secara alami dan berkesinambungan.
“Yang sudah lulus tetap aktif di PMR di jenjang berikutnya, bahkan ikut membantu melatih adik-adiknya di sini,” jelasnya.
Akmal menilai, dengan sistem ini, siswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi.
Dampak positifnya, banyak siswa yang bergelut di bidang PMR, memiliki arah jelas untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang mendukung aktivitas tersebut.
“Anak-anak jadi lebih terarah. Mereka sudah tahu ingin melanjutkan ke mana, sesuai ekstrakulikuler yang diingankan,” pungkasnya.

