EKSPOSKALTIM, Bontang - Navita (3) yang tewas mengenaskan di tangan ayah tirinya sendiri bernama Fardi Sahli (20) ternyata menyisakan penyesalan mendalam bagi ayah kandungnya bernama Fiky.
Fiky kepada Reni Candra Anita (20), ibu korban mengaku baru mengetahui tewasnya bocah perempuan hasil pernikahan mereka setelah membaca berita di media sosial (Medsos).
Nita membenarkan jika sejauh ini belum ada satupun pihak keluarga yang memberikan informasi seputar kematian Vita kepada Fiky. Sekedar diketahui Vita sendiri merupakan anak hasil pernikahan Nita dengan Fiky. Keduanya menikah secara sirih dan berpisah sejak sejak medio 2015 silam.
Sejak itu pula Fiky memilih pulang ke kampung halamannya di Gunung Tator Desa Telemow, Penajam Paser Utara. Sementara Ardi dan Reni menikah November 2016 lalu.
“Aku dan keluargaku tidak ada yang memberi tahu dia (Fiky) maupun keluarganya kalau anaknya meninggal tapi dia sempat marah waktu datang kerumah.
Saat datang ke rumah dia mengatakan ia hanya mengetahui kematian anaknya melalui berita yang ada di Medsos,” terang Nita di sela jalannya rekon di halaman Polres Bontang Jalan Bhayangkara, Bontang Utara pagi tadi, Selasa (23/5).
Terkait rekontruksi Fiky juga tak dikabari. Alasannya, Nita khawatir, jalannya rekontruksi akan terganggu. “Kalau rekontruksi ini saya dan keluarga pun tidak mengabarinya karena takut dia datang dan mengamuk disini. Lagian kami juga sudah tidak ada komunukasi selama saya cerai dengannya,” tambahnya.
Kata Nita, mantan suaminya itu hanya sempat datang saat pemakaman Navita saja beberapa waktu lalu.

