EKSPOSKALTIM, Mahulu - Maraknya Narkoba jenis sabu yang sengaja didesain dan didatangkan dari negeri jiran Malaysia, membuat pihak kepolisian daerah perbatasan seperti Polsek Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu bekerja ekstra mencegah masuknya barang haram tersebut ke tanah air.
Dijelaskan Kapolres Kutai Barat AKBP Hindarsono melalui Kapolsek Long Bagun AKP Rahmat Hadi F menuturkan bahwa dalam menyikapi hal tersebut, pihaknya menambah jam kerja untuk melakukan upaya pencegahan peredaran barang haram itu.
"Akhir-akhir ini kita melihat peredaran Narkoba kian marak didatangkan dari negeri jiran. Sebagai pihak keamanan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga itu, kami harus menambah jam kerja,” kata Rahmat di Mapolsek Long Bagun, Selasa (22/11).
Ditegaskan Rahmat, Polsek Long Bagun mesti ekstra ketat dalam mencegah dan mengantisipasi peredaran Narkoba ke Indonesia melalui wilayah hukumnya.
“Caranya, jam patroli kami tambah dan lebih proaktif lagi dalam bersosialisasi kepada masyarakat, guna mencegah masuknya barang haram tersebut melalui wilayah kami," tegasnya.
Selain patroli dan sosialisasi, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap oknum dari luar yang datang berkunjung ke Mahulu. Mengingat, kabupaten ini sangat banyak dikunjungi masyarakat luar kota maupun luar negeri.
"Tidak menutup kemungkinan, oknum tersebut sengaja datang ke Mahulu dengan alasan berlibur, menjadi wisatawan, padahal menjadikan Mahulu ini sebagai landasan untuk mengedarkan barang haram tersebut. Dan itu bisa saja terjadi," terangnya.
Agar langkah ini berjalan optimal, Rahmat pun berharap pihak pemerintah dan lapisan masyarakat Kabupaten Mahulu ikut proaktif melakukan perlawanan terhadap peredaran Narkoba, yang kini menjadi musuh bersama itu.(*)

