PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI : Bahaya Konsumsi Minuman Beralkohol Menurut Pandangan Islam dan Sains

Home Berita Opini : Bahaya Konsumsi M ...

OPINI : Bahaya Konsumsi Minuman Beralkohol Menurut Pandangan Islam dan Sains
Kelompok KKN-DR 17 Mahasiswa UINSI Samarinda. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM - Seringkali kita mendengar larangan penggunaan/mengkonsumsi minuman beralkohol  yang lebih dikenal dengan miras (minuman keras), baik dari segi agama maupun sains. Hal ini  dikarena banyaknya dampak negatif yang dirasakan oleh pengonsumsi dari penggunaan atau konsumsi miras. Namun sebelum masuk ke pembahasan utama, seperti yang kita ketahui bahwa saat ini kemajuan zaman telah merubah sebagian besar pola dan gaya hidup manusia. Dari cara memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, hingga bagaimana mereka memenuhi kebutuhan lainnya. Hal itu seringkali berhubungan dengan gaya hidup, seperti kebutuhan hiburan maupun kesenangan. Salah satu diantara gaya hidup tersebut adalah kecenderungan bersosialisasi serta menampilkan eksistensi diri dengan mengkonsumsi minuman beralkohol. Sebenarnya trend ini bukanlah suatu hal yang baru dalam masyarakat, akan tetapi akarnya sudah ada bahkan sejak zaman kerajaan da penjajahan belanda di Indonesia.

Alkohol merupakan salah satu zat yang didalamnya memiliki kandungan hidroksil yang banyak digunakan dalam kehidupan. Penampakan dari alkohol sendiri itu ia tidak berwarna, mudah menguap, mudah terbakar, yang didapatkan dari hasil fermentasi anggur, gandum, biji dan madu (Sulaiman, 2013). Senyawa alkohol yang sering digunakan yaitu ethyl alcohol atau etanol (C2H5OH). Senyawa alcohol salah satunya yaitu etanol yang banyak digunakan selain sebagai obat antiseptik, juga dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan bakar spiritus. Selain itu alkohol juga banyak terdapat didalam bahan minuman seperti tuak, khamar. bir, dan air tapai. Ilmu pengetahuan telah membuktikan banyaknya bahaya atau kemudharatan dalam mengkonsumsi alkohol. Salah satu alasan pelarangan hal tersebut, dikarenakan sifatnya yang memabukkan dan mampu menghilangkan kesadaran.

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 sekitar 3,3 juta orang di dunia meninggal karena pengaruh dari minuman keras (miras). Berdasarkan Global status report on alcohol and health 2014, sebanyak 1.928.000 orang penduduk Indonesia mengalami gangguan kesehatan akibat dari konsumsi alkohol secara berlebihan. Konsumsi alkohol mempunyai banyak sekali konsekuensi bagi kesehatan dan kesejahteraan terhadap orang yang mengkonsumsinya, dan juga kehidupan orang-orang disekitar mereka (Anonim, 2000).

Terus bagaimana dengan sudut pandang Islam terhadap minuman beralkohol? Apa dampak negatif bagi pengguna/pengonsumsinya?. Sudah jelas Islam mengatur segala aspek kehidupan manusia, baik itu makanan maupun minuman. Dalam Islam ada beberapa makanan dan minuman yang diharamkan karena kemudharatannya lebih besar dari pada kebermanfaatannya. Salah satu minuman yang di haramkan adalah minuman beralkohol.

Dalam Islam, minumal beralkohol disebut khamr yang pada zaman dahulu dibuat dengan campuran kurma dan anggur. Karena dapat memabukkan, khamr kemudian dilarang karena sudah menjadi kebiasaan sejak zaman jahiliyah. Dalil Al-Qur'an yang menjelaskan haramnya khamr ada di Surah Al-Baqarah ayat 219.

Artinya: "Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah: "pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir." (QS. Al-Baqarah: 219).

Selain itu adapula dalil yang menjelaskan tentang larangan minuman beralkohol atau khamr yakni di Surah An-Nisaa ayat 43:

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS An-Nisa ayat 43).

Minuman ini apabila dikonsumsi akan menyebabkan hilangnya kesadaran atau mabuk, tanpa adanya kesadaran seseorang tersebut berpotensi untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain. Perkara haramnya minuman alkohol Islam juga melarang keras dan disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadist shahih. Allah subhanahu Wata’ala berfirman “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” Surah Almaidah ayat 90.

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwasanya “Allah melaknat (mengutuk) khamar, peminumnya, penyajinya, pedagangnya, pembelinya, pemeras bahannya, penahan atau penyimpannya, pembawanya, dan penerimanya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar). Dampak buruk dari minuman beralkohol diantaranya dapat menyebabkan kecanduan, merusak kesehatan, menurunkan produktifitas, merusak keamanan dan ketertiban dalam masyarakat dan merusak generasai bangsa.

Sudah jelas penjelasan terkait bahaya minumanan beralkohol baik dari sudut pandang Islam dan sains. Secara garis besaar dampak yang didapatkan kurang lebih sama yaitu merusak kesehatan. Hal ini menjadi tanggung jawab bagi kita sebagai generasi bangsa yang sehat dan aktif. Suatu aksi dan kontribusi kita untuk masyarakat suatu hal yang wajib dilakukan dengan cara mensosialiasi dan edukasi guna meningkatkan kesadaran akan bahayanya minuman beralkohol.

Penulis : Kelompok KKN-DR 17 Mahasiswa UINSI Samarinda

(Artikel di atas menjadi tanggung jawab si penulis, bukan redaksi EKSPOSKaltim.com)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :