PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pasutri Selamat karena Life Jacket

Home Berita Pasutri Selamat Karena Li ...

Pasutri Selamat karena Life Jacket
Dua penumpang Speed Boat nahas yang karam di wilayah perairan Tawau-Nunukan, Rabu (8/2) berhasil selamat berkat life jacket yang dikenakannya sebelum berlayar. (Dok.Basarnas Kaltim-Kaltara)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Basarnas Kaltim-Kaltara memastikan kedua penumpang Speed Boat yang terbalik di sekitar perairan Tawau-Nunukan berhasil selamat berkat life jacket yang dikenakannya sebelum berlayar. Saat ini keduannya menjalani perawatan intensif di RSUD Nunukan sejak Rabu (8/2). 

Kala itu, diceritakan Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Mujiono melalui Kasie Ops Octavianto, sekitar pukul 17.45 menjelang maghrib seorang nelayan Kampung Batu Payung, Tinagat Tawau bernama Safar Bin Sehan (57) tengah melaut untuk mencari ikan.

Saat asyik memancing Safar dikagetkan oleh sesosok pria yang berenang menuju kearahnya dari kejauhan.

“Dibelakangnya diikuti seorang perempuan,” terang Octavianto.

Sontak Safar langsung mendatangi keduannya untuk memberikan pertolongan. 

Belakangan diketahui kedua penumpang selamat itu adalah pasangan suami istri (Pasutri) bernama Budiman Muslimin dan Hasmida Masaniaga.

Sementara soal penyebab kecelakaan, dari informasi yang diterima speed boat nahas tersebut diketahui baru saja mengalami perbaikan sebelum berlayar.  

Pengemudinya diketahui bernama Anshar yang berkewarganegaraan Malaysia. Dia membawa 15 penumpang yang mayoritas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari dermaga Batu Payung, Tawau, Malaysia menuju ke Sei Nyamuk, Sebatik, Indonesia sekitar pukul 17.00 Wita Rabu (8/2/2017).

Sampai di perairan antara Batu Payung dengan Sungai Melayu kapal  dihantam ombak besar dan terbalik.

Octa tak menampik jika kemungkinan terbesar kapal berbahan fiber itu karena baru saja di sambung.

“Mungkin karena itu tidak kuat menahan ombak besar mengakibatkan seluruh penumpang jatuh ke laut dan speed karam,” kata Octa.

Sambung dia, kebanyakan Speed Boat yang terlihat di Sei Nyamuk semuannya berbahan fiber. "Kecuali kapal nelayan baru berbahan kayu," ujarnya kepada EKSPOSKaltim.
 
Soal kejadian karam ini kata Octa langsung dilaporkan Safar  ke pihak aparat Malaysia dan ditindak lanjuti oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) yang langsung mengerahkan tim SAR.

Selain ditumpangi TKI, kata pria bertubuh tambun itu di dalam kapal juga terdapat satu keluarga dari Sebatik yang rencananya menginap di rumah keluarganya di Jalan Ahmad Yani RT 4, Sei Nyamuk Nunukan sebelum bertolak ke Pare-pare untuk berlibur. 

“Identitasnya masih belum jelas. Perkembangan berikutnya akan kami infokan,” terang pria bertubuh tambun ini.

 
Data korban yang berhasil diidentifikasi :  

1. Amirudin Bedurre (57)

2. Hadra Hadda (40)

3. Taqi Muhammad Zaki (7),

4. T.Muhammad Faiz (6)

5. Nurhafiza (2),

6. Muhammad Ashraf (9 bulan)


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :